Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Harapan Penerima Bansos PKH BPNT Tahap Ketiga 2025, Informasi Terbaru Tentang Desil, Data DTSEN, dan Status Pencairan

Ira Yulia Erfina • Kamis, 28 Agustus 2025 | 05:50 WIB
Ilustrasi Penyaluran Bansos
Ilustrasi Penyaluran Bansos

RADAR BOGOR - Informasi terbaru terkait perkembangan pencairan bansos tahap ketiga di tahun 2025, memberikan sejumlah penekanan penting yang perlu diketahui keluarga penerima manfaat.

Berikut rangkuman poin utama yang menjadi sorotan.

Pentingnya Memahami Sistem Desil di Bansos

Salah satu hal yang paling ditekankan dalam pembaruan ini adalah sistem desil kesejahteraan.

Pemerintah kini menggunakan kategori desil sebagai dasar utama untuk menentukan siapa saja yang masih berhak menerima bantuan.

Desil 1–5 artinya keluarga masih masuk kelompok penerima bantuan dan berhak atas bansos.

Desil 6–10 menandakan kondisi ekonomi dinilai sudah lebih baik, sehingga secara otomatis tidak lagi memenuhi syarat.

Dengan kata lain, meskipun sebelumnya pernah menerima, perubahan desil bisa membuat status kepesertaan berubah.

Cek Status Melalui Aplikasi “Cek Bansos”

Aplikasi resmi Cek Bansos kini menjadi pintu utama untuk memverifikasi data penerima.

Lewat aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengakses profil pribadi untuk mengecek apakah namanya masih tercantum dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS/DTSEN) sekaligus mengetahui peringkat desil yang sedang berlaku.

Ditegaskan bahwa masyarakat tidak perlu bingung mencari informasi dari sumber tidak resmi, karena seluruh status kelayakan dan pencairan dana dapat dipantau langsung melalui aplikasi tersebut.

Kondisi Pencairan Tahap 3 per 27 Agustus 2025

Terkonfirmasi bahwa hingga 27 Agustus 2025, bansos PKH dan BPNT tahap ketiga masih belum dicairkan.

Hal ini berlaku bagi pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di bank-bank Himbara seperti Mandiri, BNI, maupun BRI.

Dengan demikian, masyarakat diminta untuk bersabar karena proses penyaluran masih menunggu keputusan resmi dari Kementerian Sosial dan perbankan terkait.

Anjuran Bagi Penerima

Sejalan dengan kondisi tersebut, penerima diimbau untuk tidak terlalu sering mengecek ATM, karena saldo bantuan memang belum masuk.

Cara yang lebih efektif adalah memantau status pencairan melalui aplikasi “Cek Bansos”, di mana informasi terbaru akan diperbarui secara berkala.

Dengan begitu, masyarakat tidak perlu bolak-balik ke mesin ATM yang hanya menambah beban biaya transportasi maupun tenaga.

Perubahan Status atau “Graduasi”

Informasi tambahan yang juga dibahas adalah tentang graduasi penerima bansos, yakni peralihan status dari “memenuhi syarat” menjadi “tidak memenuhi syarat”.

Proses ini merupakan bagian dari pembaruan data rutin pemerintah agar bantuan tepat sasaran.

Jika sebuah keluarga dinilai sudah tidak lagi masuk kategori miskin atau rentan miskin, maka mereka akan dikeluarkan dari daftar penerima.

Sebaliknya, keluarga lain yang kondisinya menurun bisa masuk ke dalam daftar penerima setelah diverifikasi.

Pentingnya Terdaftar di DTSEN

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah keberadaan nama di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSEN/DTKS) yang terus diperbarui setiap periode.

Hanya keluarga yang masuk di dalam data inilah yang bisa diproses sebagai penerima bansos. Jika nama tidak tercantum, maka secara otomatis bantuan tidak bisa disalurkan.

Oleh karena itu, masyarakat disarankan aktif memastikan data kependudukan dan kondisi sosial ekonominya tercatat dengan benar melalui desa, kelurahan, atau aplikasi resmi.***

Editor : Eli Kustiyawati
#Desil #bansos #kesejahteraan #pencairan