RADAR BOGOR – Kabar gembira datang bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program bantuan sosial (bansos).
Pemerintah resmi mempercepat pencairan bantuan sosial tahap ketiga tahun anggaran 2025.
Berdasarkan laporan terbaru, status pencairan bansos kini hampir merata dan sudah bisa dicek melalui rekening masing-masing penerima.
Bahkan, bagi sebagian KPM, pencairan kali ini menjadi dobel karena mencakup pencairan bansos tahap kedua dan ketiga sekaligus.
Alhasil, ada penerima yang memperoleh total bantuan hingga Rp4,3 juta.
Status pencairan PKH dan BPNT tahap ketiga hari ini mulai merata, tinggal menunggu proses SPM, SP2D, dan Standing Instruction sebelum dana resmi ditransfer ke rekening.
KPM yang menerima dobel pencairan mendapatkan alokasi ganda dari BPNT dan PKH.
Untuk bantuan BPNT saja, nominal yang diterima bisa mencapai Rp1,6 juta, terdiri dari:
• BPNT tahap kedua: Rp600.000
• Bantuan stimulus tambahan: Rp400.000
Penyaluran dilakukan melalui bank-bank penyalur seperti Mandiri, BRI, BNI, hingga BSI. Beberapa desa di Kecamatan Wanasari, Brebes, seperti Dumeling, Kertabesuki, Jajar, hingga Keboledan, menjadi lokasi distribusi KKS terbaru.
Langkah ini memastikan agar KPM yang sebelumnya masih menunggu, khususnya penerima baru atau peralihan dari PT Pos, bisa segera menerima hak mereka secara utuh.
Meski pencairan sudah dimulai, pemerintah mengimbau agar masyarakat tidak tergesa-gesa mengecek saldo bansos sebelum dana resmi masuk.
Hal ini penting untuk menghindari kerusakan kartu atau potongan biaya akibat pengecekan saldo di bank lain.
Dana akan masuk ke rekening 1 hingga 7 hari setelah Standing Instruction berlaku.
Dengan pencairan bansos tahap ketiga yang semakin merata ini, diharapkan kebutuhan masyarakat dapat lebih terbantu di tengah meningkatnya biaya hidup menjelang akhir tahun.