Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bansos Digital Mulai September 2025, Pemerintah Gunakan AI, IKD, dan Biometrik untuk Tingkatkan Transparansi Penyaluran

Ira Yulia Erfina • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 07:22 WIB
Ilustrasi Penyaluran Bansos
Ilustrasi Penyaluran Bansos

RADAR BOGOR - Pemerintah akan memulai digitalisasi bantuan sosial (bansos) pada September 2025.

Sistem baru ini akan mengubah tata cara pendataan hingga penyaluran, dengan dukungan teknologi digital, biometrik, serta identitas kependudukan digital (IKD).

Berikut adalah perinciannya:

1. Tiga Alur Digitalisasi Bansos

Pemerintah akan memperbarui basis data penerima bansos dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.

Sistem ini terintegrasi dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD) serta fitur biometrik berbasis pengenalan wajah, sehingga hanya masyarakat yang benar-benar memenuhi syarat yang dapat diterima sebagai penerima bantuan.

Menjadi penghubung antara basis data penerima bansos dan Payment ID.

Seluruh bansos akan disalurkan melalui Payment ID.

Salah satu penerapan sistem baru ini terlihat pada program BPNT, di mana bantuan tidak lagi diberikan dalam bentuk uang tunai.

Penerima hanya dapat menukarkannya dengan beras melalui pemindaian kode batang yang telah disediakan.

2. Sistem Penyaluran dan Verifikasi

Menggunakan Payment ID untuk memastikan bantuan dipakai sesuai ketentuan, menutup peluang penyalahgunaan, dan menjaga akuntabilitas.

Proses verifikasi dilakukan dengan dua jalur, yakni menggunakan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan melalui pengecekan langsung oleh petugas pendamping di lapangan.

Bisa melalui portal digital dengan autentikasi IKD atau pengenalan wajah. Bagi warga yang tidak memiliki ponsel pintar, autentikasi biometrik akan difasilitasi oleh petugas lapangan.

3. Uji Coba Perdana

4. Manfaat Digitalisasi Bansos

Editor : Eli Kustiyawati
#bansos #digitalisasi #penyaluran #ikd