RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) pada September 2025 dengan sejumlah perkembangan penting yang patut diperhatikan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Informasi terbaru menyebutkan bahwa penyaluran saat ini diprioritaskan untuk bantuan pangan non tunai, sedangkan pencairan PKH akan dilakukan kemudian secara bertahap.
Selain itu, distribusi kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) baru juga tengah berlangsung di beberapa wilayah untuk menggantikan mekanisme penyaluran lama yang sebelumnya dilakukan melalui kantor pos.
1. Pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Mulai 2 September 2025, bantuan BPNT dengan nilai Rp600.000 per KPM telah disalurkan melalui bank-bank anggota Himbara, yakni BNI, BRI, dan Mandiri.
Penyaluran kali ini terpantau lebih luas dibandingkan sebelumnya, dengan laporan pencairan muncul dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, beberapa wilayah Kalimantan, hingga sebagian kecil daerah di Sumatera.
Proses pencairan dilakukan secara bertahap sehingga tidak semua penerima dapat langsung merasakan dana masuk pada waktu yang sama.
2. Pencairan Program Keluarga Harapan (PKH)
Berbeda dengan BPNT, pencairan PKH pada tahap ini belum merata.
Untuk saat ini, Kementerian Sosial mengutamakan penyaluran bantuan pangan non tunai. Karena itu, dana PKH baru bisa diterima KPM setelah proses pencairan pangan selesai dijalankan.
Sebagian penerima PKH untuk sementara masih harus menunggu, sambil rutin mengecek saldo pada KKS mereka atau memantau status pencairan lewat aplikasi resmi Cek Bansos.
3. Distribusi Kartu KKS Baru
Selain pencairan, perkembangan lain yang cukup signifikan adalah pendistribusian kartu KKS baru.
Kartu ini diperuntukkan bagi KPM yang sebelumnya menerima bantuan melalui kantor pos, sehingga ke depan mereka dapat menikmati kemudahan pencairan langsung melalui rekening perbankan.
Mayoritas kartu baru tersebut diterbitkan oleh Bank BNI, yang menjadi salah satu bank penyalur utama bantuan sosial.
Penyaluran kartu KKS edisi baru dilakukan secara bertahap dan menjangkau sejumlah wilayah.
Beberapa lokasi yang sudah terjadwal menerima kartu pekan ini antara lain Ciracas, Lenteng Agung, Depok, Kabupaten Karawang, Purwakarta, Bandung Barat, dan Banyuwangi.
Sementara itu, Brebes di Jawa Tengah akan menyusul pada minggu depan.
Dengan adanya kartu baru ini, penerima diharapkan dapat lebih mudah mengakses bantuan tanpa bergantung pada penyaluran manual.
4. Laporan Pencairan Melalui KKS Baru
Meski distribusi belum merata, sejumlah KPM yang telah menerima kartu KKS baru melaporkan sudah terjadi pencairan.
Bahkan, ada yang mendapatkan nominal hingga Rp1.600.000, yang merupakan akumulasi dari BPNT tahap kedua dan ketiga.
Hal ini menunjukkan bahwa penerima dengan kartu baru berpotensi langsung mengakses dana gabungan, meskipun situasinya belum sama di semua daerah.***
Editor : Eli Kustiyawati