RADAR BOGOR - Awal bulan biasanya menjadi momen penuh harapan bagi jutaan keluarga penerima manfaat bantuan sosial (bansos) dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).
Saat kalender bergeser ke tanggal baru, mereka menanti kabar baik, masuknya saldo bansos PKH BPNT ke dalam Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Namun, suasana pada 3 September 2025 justru berubah menjadi tegang dan penuh drama mengenai informasi dari warga yang melihat saldo KKS bansos BPNT dan PKH.
Baca Juga: Roashow Honda DBL with Kopi Good Day West Java West, SMAN 1 Dramaga Turunkan Dua Tim Basket Andalan
Hasilnya membuat banyak orang kaget sekaligus kecewa, enam kartu masih kosong, hanya satu kartu yang berhasil menunjukkan saldo Rp600.000.
Begitu hasil itu diumumkan, ribuan warga yang menonton siaran langsung tersebut sontak ramai melontarkan komentar.
Warga dari berbagai daerah mulai dari Lamongan, Tuban, Semarang, hingga Jambi saling berbagi kabar kondisi bansos di wilayah mereka.
Baca Juga: Pasca Sekolah Ambruk Siswa SDN Nangela Nanggung Belajar di Majelis Taklim, Disdik Kabupaten Bogor Akan Segera Perbaiki Kerusakan Bangunan
“Kalau di tempatku sudah ada yang cair, tapi baru beberapa orang. Kayaknya memang bertahap,” ujar seorang warga Lamongan yang ikut menonton.
Namun, tidak semua beruntung. Warga Tuban menyebut kondisi di wilayahnya masih nihil. “Sama kayak Lamongan, Mas. Masih kosong semua,” tulisnya.
Dari Jambi, Aidil Putra melaporkan hal serupa. “Kota Sungai Penuh, Jambi, juga belum ada tanda-tanda pencairan,” keluhnya.
Baca Juga: Pecah Selang Gas Angin, Dump Truk Tabrak Warung Nasi di Gunung Putri Bogor
Bahkan suasana semakin ramai ketika seorang penonton yang mengaku sedang berada di Amerika Serikat ikut nimbrung.
Ada fakta yang menyebut bahwa pencairan dilakukan untuk KKS terbitan lama, yaitu 2021 membuat masyarakat berspekulasi.
Banyak penonton menduga pencairan tidak dilakukan secara acak, melainkan mengikuti pola tertentu.
Pernyataan ini sejalan dengan pengalaman pencairan bansos pada bulan-bulan sebelumnya, di mana dana memang kerap turun bertahap dan tidak langsung serentak.
Baca Juga: Lagi, Anggaran Perjalanan Dinas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Dipangkas, Katanya Dialihkan Untuk Hal Ini
Tapi, pemerintah hingga kini belum memberikan keterangan atau informasi resmi mengenai sistem penyaluran tersebut.
Meski hanya satu kartu yang menunjukkan saldo cair, momen itu tetap memberi sedikit harapan.
Paling tidak, pencairan sudah dimulai. Biasanya, jika sudah ada satu wilayah atau jenis kartu yang cair, maka daerah dan komponen lain akan segera menyusul dalam beberapa hari ke depan.
Namun, rasa gelisah tetap menyelimuti ribuan keluarga penerima manfaat. Mereka terus bertanya-tanya: kapan giliran saldo masuk ke kartu mereka?
Baca Juga: Terungkap Urutan Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Ternyata Honorer Kategori Ini Dapat Giliran Terakhir, Cek Apakah Anda Termasuk
Seorang penonton dari Semarang menuliskan harapannya: “Kalau sudah ada yang cair, berarti tinggal nunggu giliran. Semoga cepat merata biar kami juga bisa bernapas lega.”
Drama pencairan KKS pada 3 September 2025 memperlihatkan betapa pentingnya bantuan sosial ini bagi masyarakat.
Dari tujuh kartu yang diuji, hanya satu kartu KKS 2021 BPNT murni yang berhasil cair Rp600 ribu.
Baca Juga: North Start, Serial Drama Korea Terbaru Bergaya Mata-Mata dan Agen Khusus yang Bikin Takjub
Sisanya masih nihil, menimbulkan kecemasan dari Lamongan, Tuban, Jambi, hingga daerah lain.
Meski begitu, pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa pencairan memang jarang serentak.
Gelombang pencairan biasanya merambat perlahan hingga akhirnya merata ke seluruh penerima.
Sampai saat ini, warga hanya bisa bersabar, terus memantau kabar, dan berharap saldo Rp600 ribu segera masuk ke rekening mereka.