RADAR BOGOR - Proses pencairan bantuan sosial (bansos) PKH BPNT terus berlanjut memasuki awal September 2025.
Setelah sebelumnya banyak penerima manfaat mengeluhkan saldo kosong, kini penyaluran bansos PKH BPNT mulai berjalan.
Berikut adalah perkembangan terbaru terkait penyaluran bansos BPNT dan PKH tahap ketiga.
1. Pencairan Bantuan BPNT Tahap 3
Sejak 30 Agustus hingga 2 September 2025, sebagian besar KPM masih melaporkan saldo KKS kosong tanpa tambahan bantuan.
Pemerintah menyebut telah menyalurkan bansos sejak 3 September 2025 pagi. Khususnya bansos BPNT.
Dana sebesar Rp600.000 mulai masuk ke rekening KPM secara bertahap melalui bank penyalur.
Bagi KPM yang masih belum menerima pencairan, disarankan untuk melakukan pengecekan saldo secara berkala.
Pencairan berlangsung bertahap, sehingga bisa saja dana baru masuk beberapa hari setelah gelombang awal.
Apabila sampai minggu ketiga September saldo tetap kosong, KPM dianjurkan menghubungi pendamping sosial PKH atau operator Siks NG di desa masing-masing agar mendapat kepastian terkait data pencairan.
2. Informasi Tambahan untuk KPM
Penerima manfaat bisa memeriksa kepesertaan bansos melalui aplikasi Cek Bansos. Jika dalam sistem tercatat berada pada kelompok desil enam hingga sepuluh, maka bantuan tidak lagi disalurkan.
Namun, bila KPM merasa kategori tersebut tidak sesuai dengan kondisi nyata, tersedia fitur untuk mengajukan pembaruan data langsung di aplikasi.
Kartu KKS yang dimiliki KPM harus dijaga dan tidak boleh dipinjamkan, karena menjadi identitas utama dalam pencairan.
Untuk memudahkan pengecekan saldo tanpa harus ke ATM, KPM dapat memanfaatkan layanan mobile banking dari bank penyalur.
3. Penjelasan Mengenai Pertanyaan KPM
Terkait penebalan BPNT sebesar Rp400.000, bantuan tambahan ini hanya diberikan satu kali untuk periode Juni dan Juli, sehingga tidak akan kembali cair pada tahap ketiga.
Untuk KPM yang baru mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), proses pencairan tidak bisa langsung dilakukan.
Dana baru bisa masuk setelah distribusi kartu beserta buku tabungan selesai seluruhnya oleh pihak bank penyalur.
Sedangkan saldo Rp1 juta merupakan gabungan dari BPNT tahap 2 dan penebalan BPNT saja.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga