RADAR BOGOR - Simak kabar terbaru proses penyaluran bantuan sosial PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) tahap 3 sudah dimulai.
Per hari ini, terpantau pencairan bansos BPNT untuk periode Juli–September sudah mulai masuk ke rekening KKS secara bertahap.
Penyaluran bansos mencakup semua bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara), yaitu BRI, BSI, Mandiri, dan BNI.
Meskipun pencairan belum merata, banyak KPM melaporkan saldo sebesar Rp600.000 sudah masuk. Jadi, bagi Anda yang masih menunggu, cek KKS secara berkala.
Ada laporan yang menggembirakan tentang KPM BPNT yang menerima saldo hingga Rp1,6 juta.
Jumlah ini bukan bagian dari bantuan reguler, melainkan akumulasi dari bantuan tahap 2 dan 3 yang dicairkan secara bersamaan.
Hal ini terjadi pada KPM BPNT peralihan dari PT Pos ke KKS yang pada tahap 2 lalu belum menerima dana.
Dengan demikian, KPM menerima dana BPNT tahap 2 (Rp600.000) ditambah bantuan penebalan (Rp400.000) dan BPNT tahap 3 (Rp600.000), menjadikan totalnya Rp1,6 juta.
Hal serupa juga bisa terjadi pada KPM PKH dengan komponen tertentu. Contohnya, KPM yang memiliki dua anak SMA dan seorang lansia bisa menerima total Rp1,6 juta dalam satu kali pencairan.
Namun, ada juga KPM yang mengalami "gagal cek rekening" dan tidak bisa mencairkan bantuan.
Penyebab utama masalah ini adalah ketidaksesuaian data antara yang tercatat di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dan data di KKS.
Kesalahan kecil seperti perbedaan satu huruf saja bisa menjadi kendala. KPM yang mengalami masalah ini perlu menghubungi pendamping sosial untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Bagi KPM yang masih belum menerima dana, khususnya untuk bantuan PKH yang memang pencairannya masih terbatas, jangan berkecil hati.
Selama nama Anda masih terdaftar sebagai penerima di aplikasi Cek Bansos, dipastikan bantuan akan segera cair.
Penyaluran bansos masih akan terus berlangsung secara bertahap hingga akhir bulan September.***