Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Update Terbaru Kemensos Nih! Bansos PKH dan BPNT September 2025 Tahap 3 Terbukti Cair, Penerima dengan Empat Komponen Bisa Kantongi Rp3,7 Juta

Ira Yulia Erfina • Sabtu, 6 September 2025 | 19:13 WIB
Ilustrasi pemeriksaan data KPM bansos PKH BPNT.
Ilustrasi pemeriksaan data KPM bansos PKH BPNT.

RADAR BOGOR - Bertahap, penyaluran bansos PKH BPNT terus dilakukan saat ini.

Penyaluran bansos PKH BPNT dilakukan secara bertahap melalui sejumlah bank mitra seperti BRI, BSI, Mandiri, hingga BNI.

Selain bansos PKH BPNT ini, terdapat pula pencairan tambahan berupa bantuan sebesar Rp400.000 yang disebut sebagai “atensi yapi”.

Berdasarkan info terbaru yang beredar, ditunjukkan bukti pencairan dana bansos yang menegaskan bahwa tahap ini benar-benar sudah mulai berjalan.

Proses pencairan dilakukan bertahap, sehingga tidak semua keluarga penerima manfaat (KPM) menerima dana secara bersamaan.

Beberapa poin penting dari pembaruan tersebut antara lain sebagai berikut.

1. Bukti Pencairan

Video memperlihatkan struk pencairan bantuan PKH dan BPNT dengan nominal sebesar Rp600.000.

Jumlah ini diyakini merupakan pencairan khusus bagi penerima dari kategori lanjut usia (lansia) maupun penyandang disabilitas.

Hal ini sesuai dengan mekanisme PKH yang memang memberikan prioritas lebih besar kepada kelompok rentan, sehingga dana yang diterima bisa digunakan untuk kebutuhan pokok sehari-hari secara lebih layak.

2. Bantuan Bonus Rp400.000

Di luar PKH dan BPNT, turut disalurkan bantuan tambahan senilai Rp400.000 yang dikenal dengan sebutan “atensi yapi”.

Bantuan ini disalurkan melalui Bank Mandiri dan menjadi kabar gembira karena menambah nominal total bantuan yang diterima oleh sebagian penerima.

Dengan adanya tambahan ini, diharapkan keluarga penerima manfaat dapat terbantu lebih maksimal dalam memenuhi kebutuhan pangan maupun kebutuhan mendesak lainnya.

3. Pengecekan Status Penerima

Video tersebut juga menekankan bahwa sebagian besar status penerima masih tercatat sebagai SPM (Surat Perintah Membayar), yang berarti dalam proses persiapan pencairan.

Namun, ada juga yang sudah masuk tahap SI (Standing Instruction) yang menandakan pencairan dana sudah lebih dekat.

Sementara itu, sekitar 1,9 juta penerima dilaporkan sudah tidak lagi masuk daftar penerima karena diklasifikasikan pada desil 6 hingga 10.

Kategori ini mengacu pada data kesejahteraan sosial, di mana penerima dianggap tidak lagi memenuhi syarat karena berada pada kelompok ekonomi menengah ke atas.

4. Gagal Cek Rekening

Bagi masyarakat yang mengalami kendala saat memeriksa rekening atau saldo bantuan, dijelaskan bahwa pencairan tidak akan hilang.

Jika verifikasi rekening gagal dilakukan, maka dana akan dialihkan melalui PT Pos Indonesia sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Hal ini dilakukan agar setiap bantuan tetap tersalurkan secara adil dan tidak ada penerima yang terlewatkan hanya karena masalah teknis perbankan.

5. Manfaat Maksimal Hingga Rp3,7 Juta

Penerima yang memenuhi syarat dengan maksimal empat komponen bantuan dapat merasakan manfaat yang lebih besar pada tahun 2025.

Jika digabungkan antara bantuan PKH, BPNT, dan insentif tambahan Rp400.000, penerima berpeluang memperoleh total hingga kurang lebih Rp3,7 juta dalam setahun.

Jumlah ini tentu sangat berarti dalam membantu keluarga penerima manfaat agar dapat memenuhi kebutuhan hidup, mulai dari pangan, pendidikan, hingga kesehatan.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh