RADAR BOGOR - Sejak memasuki awal September, pemerintah mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) PKH dan juga BPNT tahap 3 yang mencakup alokasi untuk bulan Juli, Agustus, hingga September.
Secara bersamaan dengan bansos PKH, bansos BPNT atau bantuan pangan non tunai senilai Rp200.000 per bulan juga mulai disalurkan untuk mencakup alokasi bulan Juli hingga September.
Mekanisme pencairan bansos, baik PKH atau BPNT dilakukan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di empat bank Himbara, yaitu BRI, BNI, Mandiri, serta BSI, selain melalui Kantor Pos Indonesia.
Per tanggal 6 September 2025, distribusi BPNT tahap 3 telah terkonfirmasi berjalan di semua bank penyalur, sementara penyaluran PKH baru terlihat aktif di beberapa wilayah.
1. Hasil Pengecekan di Aplikasi Siks NG
Aplikasi Siks NG yang biasa digunakan oleh petugas Dinas Sosial menunjukkan perkembangan terbaru mengenai status pencairan.
Di dalam sistem tercatat sejumlah bank yang telah berstatus “SI” atau Standing Instruction.
Status ini menandakan dana bantuan telah masuk ke instruksi pemindahbukuan dan akan segera ditransfer ke rekening penerima.
Bank yang sudah berstatus SEI meliputi BSI, BRI, Mandiri, dan BNI, sehingga pencairan tinggal menunggu proses eksekusi dari masing-masing bank.
2. Bank yang Sudah Mulai Menyalurkan PKH
Hingga awal September, Bank BSI tercatat sebagai satu-satunya bank yang sudah memastikan penyaluran PKH tahap 3, khususnya di wilayah Aceh.
Beberapa bukti pencairan di Bank BRI memang sempat muncul, namun kebenarannya belum bisa dipastikan karena jumlahnya masih terbatas.
Untuk KPM yang rekeningnya di Bank Mandiri, BNI, maupun BRI, sebaiknya menunggu dengan sabar dan tidak perlu tergesa-gesa mengecek saldo KKS, sebab proses pencairan dilakukan secara bertahap.
Diperkirakan, dalam 1 hingga 3 hari ke depan, bank-bank lain akan mulai menyalurkan sesuai jadwal masing-masing.
3. Mekanisme Penyaluran Bertahap
Proses pencairan PKH dan BPNT tidak dilakukan sekaligus, melainkan menggunakan sistem termin atau data bayar yang turun setiap minggu.
Dengan pola ini, penyaluran akan terus berlangsung hingga akhir September bahkan masuk Oktober untuk menyelesaikan seluruh alokasi tahap 3.
Mekanisme ini diharapkan membuat proses distribusi lebih merata sekaligus memastikan tidak ada kendala besar di lapangan.
4. Pencairan PKH dan BPNT Lewat Kantor Pos
Selain melalui bank, penyaluran juga berlangsung lewat Kantor Pos Indonesia.
Ada kabar baik bagi KPM yang sebelumnya menerima bantuan lewat Kantor Pos dan kini dialihkan ke bank, karena mereka berpotensi mendapat pencairan ganda, yaitu tahap 2 yang sempat tertunda dan tahap 3 sekaligus.
Sementara itu, penerima yang masih menggunakan jalur Kantor Pos sedang menunggu proses verifikasi rekening.
Untuk daerah 3T atau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar, Kantor Pos tetap menjadi penyalur utama agar akses bantuan tidak terhambat.