RADAR BOGOR – Pencairan bansos PKH (Program Keluarga Harapan) tahap 3 terus berlanjut, dengan Bank BNI kini menyusul Bank BSI dan Bank BRI dalam proses penyaluran dana.
Dengan demikian, sudah ada tiga bank utama yang mulai mencairkan bansos PKH tahap 3 untuk periode Juli–September 2025.
KPM bansos yang memegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari bank-bank tersebut disarankan segera melakukan pengecekan saldo.
Untuk memudahkan KPM, disarankan menggunakan layanan m-banking seperti Wonder BNI, BRImo, atau BSI Mobile.
Dengan aplikasi ini, Anda tidak perlu repot pergi ke ATM atau agen bank terdekat, cukup mengecek saldo dari ponsel masing-masing.
Beberapa KPM sudah melaporkan bukti pencairan PKH di KKS Bank BNI. Laporan ini tersebar di media sosial, di antaranya:
• Cililin, Kabupaten Bandung Barat – Seorang KPM melaporkan saldo PKH masuk sebesar Rp825.000 pada pukul 05.08 pagi.
• Tidak Disebutkan Wilayahnya – KPM lain dengan KKS BNI komponen balita menerima bantuan sebesar Rp1.500.000 pada pukul 00.00 dini hari.
Meskipun laporan dari Bank BNI masih terbatas, ini menjadi sinyal positif bahwa proses pencairan sedang berjalan.
Diharapkan jumlah KPM yang menerima saldo terus bertambah sepanjang hari.
Bank Mandiri – Meskipun sudah banyak bank yang mencairkan, KKS Bank Mandiri masih belum terpantau adanya saldo masuk.
Namun, dengan status “SI” (standing instruction) di SIKS-NG untuk semua bank, diperkirakan Bank Mandiri juga akan segera menyusul dalam waktu dekat.
KKS Baru – Bagi KPM yang baru saja menerima KKS baru (terutama yang beralih dari kantor pos), perlu diingat bahwa kartu tersebut belum tentu langsung terisi saldo.
Tugas bank cabang adalah mendistribusikan kartu, sementara pengisian saldo dilakukan oleh bank pusat setelah menerima instruksi dari Kementerian Sosial.
Pentingnya Memegang Kartu Sendiri – KPM diingatkan untuk selalu memegang sendiri KKS mereka dan tidak meminjamkannya kepada orang lain.
Hal ini bertujuan mencegah penyalahgunaan dana bantuan.
Bagi KPM yang belum menerima dana, tetaplah bersabar dan berpikir positif.
Proses pencairan bansos dilakukan secara bertahap dan tidak serentak.***
Editor : Eli Kustiyawati