RADAR BOGOR - Kabar terkini datang untuk para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) karena pencairan bantuan sosial (bansos) PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) tahap 3 (alokasi Juli, Agustus, September 2025) kini sudah merata di empat bank besar.
Pencairan bansos yang awalnya dimulai di Bank BSI pada Jumat pekan lalu, kini telah menyebar ke bank-bank lain.
Laporan dari berbagai wilayah menunjukkan progres pencairan yang signifikan:
- Wilayah Jawa (Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah) sudah mencapai hampir 65% pencairan.
- Jabodetabek juga mengalami progres positif, dengan laporan pencairan di Depok, Bekasi, dan beberapa wilayah Jakarta (Timur, Selatan, Utara) serta Tangerang Selatan.
Baca Juga: DTSEN Wajib Jadi Pedoman Penyaluran Bansos, Menteri Sosial: Data Harus Terus Diperbaharui
Tak hanya itu, pencairan bansos juga terpantau di luar Jawa, seperti di Pulau Kalimantan dan Sulawesi.
Beberapa bukti pencairan yang beredar di media sosial menunjukkan nominal yang bervariasi, seperti Rp1.853.000 di Denpasar, Bali, dan Rp600.000 untuk bantuan BPNT di Simpang Pematang.
Banyak KPM yang bertanya-tanya kapan giliran PT Pos Indonesia akan menyalurkan bantuan.
Di samping itu, pencairan bansos melalui PT Pos biasanya akan dimulai setelah penyaluran di bank-bank Himbara mencapai 70 persen.
KPM yang menerima bantuan via PT Pos akan menerima surat undangan resmi.
Bansos yang disalurkan bisa mencakup bantuan BPNT murni atau gabungan BPNT dan PKH.
Selain bansos reguler, KPM BPNT juga akan menerima bantuan tambahan berupa:
- Bantuan penebalan senilai Rp400.000 (untuk alokasi Juni-Juli 2025).
- Bonus beras 20 kg.
Bantuan tambahan ini rencananya akan mulai diproses pada Selasa, 9 September 2025.
Bagi KPM yang sudah menerima pencairan bansos utama, disarankan untuk bersiap-siap karena bantuan tambahan akan menyusul.***
Editor : Eka Rahmawati