Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM Bansos Berstatus Exclude Jangan Panik, Ini Solusi Jitu agar Pencairan Bantuan Anda Tetap Cair, Simak Selengkapnya

Mutia Tresna Syabania • Selasa, 9 September 2025 | 09:51 WIB
Ilustrasi KPM antri untuk pencarian bansos
Ilustrasi KPM antri untuk pencarian bansos

RADAR BOGOR - Progres pencairan bantuan sosial PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) tahap 3 terus menunjukkan perkembangan positif. 

Saldo bansos sudah mulai banyak yang masuk di KKS lama, terutama setelah BPNT tahap 3 cair duluan, disusul oleh PKH di beberapa bank penyalur.

Saat ini, status pencairan sudah ramai di tiga bank, yaitu BSI, BRI, dan BNI. Namun, bagi KPM bansos pemegang KKS yang saldonya masih kosong, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Ada dua penyebab utama mengapa saldo bantuan Anda belum masuk:

- Proses Teknis Bank: Pencairan dana tidak terjadi serentak. Ada KPM yang cair lebih dulu, sementara yang lain menyusul secara bertahap. 

Proses ini bisa berlangsung hingga menjelang akhir alokasi tahap 3. Jadi, jika status kepesertaan Anda masih aman, cukup bersabar.

- Status Exclude: Ini adalah kemungkinan terburuk. Bantuan Anda bisa saja tidak dicairkan karena statusnya di sistem sudah di-exclude (dikeluarkan).

Pemerintah semakin memperketat aturan kelayakan penerima bansos. Pemutakhiran data secara otomatis dilakukan setiap tiga bulan sekali. 

Berikut adalah beberapa penyebab KPM bisa dikeluarkan dari daftar penerima:

1. Keterlibatan Game Online Terlarang

Berdasarkan laporan dari PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan), KPM yang terindikasi terlibat dalam aktivitas game online terlarang akan dikeluarkan. 

Indikasi ini bisa berasal dari transaksi yang menggunakan NIK KTP Anda atau anggota keluarga dalam satu Kartu Keluarga (KK).

2. Memiliki Saldo Besar

KPM yang terdeteksi memiliki saldo di atas Rp5 juta di rekening bank mana pun (bukan hanya rekening bansos) juga berpotensi dikeluarkan.

3. Pekerjaan Tidak Layak Bansos

KPM atau anggota keluarganya yang bekerja sebagai ASN, TNI, Polri, PNS, atau pegawai BUMN/BUMD, serta karyawan swasta dengan gaji di atas UMR, bisa dikeluarkan dari program.

Jika Anda terdeteksi memiliki masalah teknis seperti "gagal burol" (gagal transfer), jangan khawatir. Status ini dapat diperbaiki. 

Di tahap sebelumnya, banyak KPM yang awalnya gagal transfer, namun setelah diperbaiki, akhirnya berhasil menerima bantuan.

Untuk mengetahui apakah Anda terkena salah satu penyebab di atas atau hanya masuk dalam antrean pencairan, solusinya adalah dengan mengecek status Anda di sistem SIKS NG. 

Anda bisa datang ke kantor desa atau kelurahan dengan membawa KTP atau KK untuk meminta bantuan operator.

Jika statusnya "exclude", berarti bantuan Anda sudah tidak dicairkan lagi.

Jika statusnya masih proses "burekol", "SPM", atau "SI", masih ada harapan besar saldo Anda akan segera masuk.

Bagi KPM yang beralih dari PT Pos ke KKS baru dan belum menerima bantuan, mohon bersabar. 

Saat ini, status di sistem menunjukkan bahwa proses "borecall" sedang berlangsung untuk alokasi April-Juni dan Juli-September. 

Ada kemungkinan besar Anda akan menerima pencairan ganda untuk tahap 2 dan 3 sekaligus. Namun, hal ini tetap bergantung pada kelayakan penerima bansos.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #bansos #pencairan #pkh