RADAR BOGOR - Aliran bantuan sosial (bansos) dari pemerintah kembali menyapa masyarakat.
Memasuki termin pertama tahun 2025, pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) mulai bergulir di sejumlah daerah.
Berdasarkan laporan yang dihimpun dari kanal YouTube Naura Vlog, dana bantuan telah masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sejak dini hari tadi, sekitar pukul 00.00 WIB.
Jumlah bantuan yang diterima bervariasi, mulai dari Rp600 ribu hingga Rp1,5 juta per keluarga penerima manfaat (KPM), tergantung pada jumlah komponen yang didapat.
Ada yang Rp600 ribu untuk komponen lansia dan disabilitas, ada juga Rp1 juta lebih bagi KPM yang punya anak SMA.
Artinya, ada KPM yang sudah menerima bantuan lebih dahulu, sementara yang lain harus bersabar.
Program PKH memiliki berbagai komponen, mulai dari balita, anak sekolah (SD, SMP, SMA), lansia, hingga penyandang disabilitas.
Itulah sebabnya nominal yang diterima setiap KPM berbeda.
Misalnya, KPM dengan dua anak SMA bisa menerima hingga Rp1 juta sekaligus, sedangkan lansia dan penyandang disabilitas mendapatkan Rp600 ribu.
Baca Juga: Tinggal di Rumah Kontrakan, Satpam Lansia di Depok Korban Penganiayaan Bakal Dapat Bantuan Rumah dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Kalau saldo belum masuk, jangan panik. Ini baru termin pertama. Pencairan memang bertahap.
Melalui program PKH dan BPNT, pemerintah berharap masyarakat penerima bisa terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama menjelang masa tahun ajaran baru sekolah serta kebutuhan pangan harian.
Dengan pencairan yang mulai merata, jutaan keluarga penerima manfaat kini bisa sedikit bernapas lega.