Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Saldo Membengkak, KPM yang Dapat Bansos PKH Validasi Bisa Terima Hingga Rp1,6 Juta Sekaligus, Ini Kriterianya

Khairunnisa RB • Kamis, 11 September 2025 | 18:08 WIB

KPM dapat bansos PKH validasi hingga Rp1,6 juta
KPM dapat bansos PKH validasi hingga Rp1,6 juta


RADAR BOGOR - Fenomena unik terjadi di sejumlah daerah. Beberapa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan adanya saldo tambahan bansos PKH di kartu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka.

Awalnya KPM hanya mengira akan menerima bansos pangan reguler, namun saat dicek di ATM, saldo justru membengkak hingga Rp1,6 juta. Usut punya usut, ternyata dana tersebut merupakan bagian dari bantuan PKH validasi by system.

Program tersebut merupakan sebuah mekanisme baru yang langsung menempatkan KPM pada kategori bansos PKH setelah verifikasi data kependudukan.

Baca Juga: Kabupaten Bogor Rawan Bencana, Anggota DPR RI Marlyn Maisarah Dorong BMKG Lakukan Simulasi Kebencanaan di Kantor Pemerintahan

Dari BPNT Rp600 Ribu Jadi Rp1,6 Juta

Salah seorang warga menceritakan pengalamannya.

Ia awalnya hanya menerima BPNT sebesar Rp600 ribu untuk periode April–Juni 2025, ditambah penebalan Rp400 ribu.

Namun ketika kembali mengecek saldo, ia menemukan tambahan Rp1,2 juta, sehingga total saldo menjadi Rp1,6 juta.

Baca Juga: Nomenklatur Sekolah Pasca Dimerger Kisruh, Disdik Kota Bogor Bilang Begini

Setelah dikonfirmasi, tambahan Rp1,2 juta tersebut merupakan hasil validasi PKH karena dalam keluarganya terdapat lansia dan penyandang disabilitas.

Sistem secara otomatis memasukkan keluarga tersebut ke daftar penerima PKH, meski sebelumnya tidak tercatat sebagai penerima.

Validasi Otomatis: Harapan Baru Penerima Bansos

Kebijakan validasi ini ternyata bukan kasus tunggal.

Baca Juga: Bangunan SMKN 1 Cileungsi Bogor Bergerak 45 Derajat, Pekerja Mulai Melakukan Pembongkaran

Beberapa KPM lain juga melaporkan hal serupa, yakni menerima saldo tambahan setelah status mereka berubah dari BPNT murni menjadi PKH.

Validasi dilakukan berdasarkan data kependudukan terbaru dan pengecekan kelayakan.

Dengan adanya kebijakan ini, banyak keluarga yang sebelumnya tidak terdaftar di PKH kini berkesempatan mendapatkan tambahan bantuan, baik untuk komponen pendidikan, lansia, maupun disabilitas.

Imbauan Pemerintah: Cek dan Ajukan Ulang

Baca Juga: Ramai di Bank Himbara, Pencairan PKH dan BPNT Tahap 3 September 2025 Bikin KPM Bansos Langsung Cek Saldo

Pemerintah mengimbau agar masyarakat rutin memeriksa status mereka melalui aplikasi Cek Bansos.

Apabila tercatat di desil 6–10 padahal masih layak, warga dapat mengajukan ulang.

Setelah diverifikasi, data bisa diperbarui sehingga mereka berhak menerima bantuan.

Selain bantuan tunai, penerima yang sudah tervalidasi juga akan mendapatkan bantuan pangan berupa beras 20 kilogram dalam waktu dekat.

Pemerintah kembali mengingatkan bahwa dana bansos, baik PKH maupun BPNT, adalah bantuan bersyarat.

Baca Juga: Jumat Berkah! Pemerintah Kucurkan Bansos Tambahan, KPM PKH dan BPNT Bisa Kantongi Hingga Rp1,8 Juta

Artinya, dana tersebut harus digunakan sesuai tujuan, yakni membantu pendidikan anak, kesehatan lansia dan disabilitas, serta kebutuhan pokok keluarga.

Fenomena saldo “misterius” yang ternyata resmi dari pemerintah ini disambut antusias oleh masyarakat.

Banyak yang mengaku lega karena beban ekonomi terasa berkurang.

Lebih jauh, mereka berharap kebijakan validasi otomatis bisa terus dilanjutkan agar tidak ada warga yang layak namun terlewat dari daftar penerima bantuan sosial.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#kpm #bansos #pkh