Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM Bansos Heboh! Dana BPNT Tahap 2 Tiba-Tiba Naik Jadi Rp1 Juta, Ternyata Ini Alasannya

Khairunnisa RB • Jumat, 12 September 2025 | 09:19 WIB
KPM dapat bansos BPNT
KPM dapat bansos BPNT

RADAR BOGOR - Warga penerima bantuan sosial (bansos) di berbagai penjuru Indonesia mendadak dibuat heboh.

Pasalnya, pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 2 tahun 2025 yang semestinya hanya sebesar Rp600 ribu, tiba-tiba membengkak menjadi Rp1 juta.

Kabar ini langsung menyebar luas di kalangan masyarakat, memicu pertanyaan dan spekulasi liar, bahkan ada yang mengira mereka diam-diam dimasukkan ke daftar penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Kabar mengejutkan ini pertama kali dibahas secara terbuka oleh YouTuber sekaligus pemerhati bantuan sosial, Ahmad Haris Effendi, melalui kanal YouTube pribadinya.

Dalam video tersebut, terungkap fakta mengejutkan di balik tambahan dana ini.

Lonjakan jumlah pencairan ini bukanlah kesalahan sistem, melainkan memang ada bonus penebalan bansos dari pemerintah pusat yang diberikan secara khusus hanya pada pencairan tahap 2 tahun 2025.

Biasanya, BPNT itu Rp200 ribu per bulan. Kalau dicairkan tiga bulan sekaligus ya jadi Rp600 ribu.

Namun, kemarin ada yang cair sampai Rp1 juta. Nah, ternyata itu bukan karena tiba-tiba jadi KPM PKH, melainkan karena ada tambahan Rp400 ribu sebagai penebalan bansos.

Tambahan ini bukan bersifat permanen, melainkan hanya kejutan sementara untuk tahap 2.

Artinya, pada pencairan tahap 3 dan 4 mendatang, jumlah bantuan akan kembali normal seperti tahap 1, yaitu hanya Rp600 ribu untuk tiga bulan.

Fenomena ini sempat membuat sebagian masyarakat salah paham.

Banyak yang menyangka jika jumlah yang mereka terima meningkat drastis, artinya mereka otomatis menjadi penerima PKH.

Padahal, status penerima PKH dan BPNT tetap berbeda, dan tambahan Rp400 ribu itu diberikan bahkan kepada mereka yang bukan penerima PKH.

Lebih jauh, perlu diingat bahw tidak semua penerima bansos mendapatkan penebalan ini.

Penerima PKH murni justru tidak mendapatkan tambahan dana sama sekali, sehingga jumlah yang mereka terima tetap sesuai jadwal dan nominal awal.

Kalau Anda penerima PKH murni, dan tidak ada tambahan kemarin, tidak perlu khawatir. Itu memang normal.

Justru penerima BPNT lah yang mendapat penebalan sementara sebesar Rp400 ribu ini. Jadi bukan karena status berubah jadi PKH.

Hal lain yang perlu diingat adalah agar masyarakat tidak terlalu berharap bonus ini berulang di masa depan, sebab kebijakan penebalan bansos ini bersifat musiman dan sepenuhnya bergantung pada keputusan pemerintah pusat.

Masyarakat pun menyambut gembira tambahan bantuan ini, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan pokok menjelang akhir tahun.

Tambahan Rp400 ribu membuat total dana yang cair menjadi Rp1 juta, jumlah yang cukup berarti bagi keluarga penerima manfaat untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka.

Dengan adanya klarifikasi ini, masyarakat diharapkan tidak lagi bingung atau termakan isu bahwa mereka menjadi penerima PKH hanya karena menerima dana yang lebih besar.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #bansos #pencairan #pkh