Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Waspada! 1 Anggota Keluarga Jadi ASN, Seluruh KK Bisa Dicoret dari Daftar Penerima Bansos PKH-BPNT, Begini Cara Mengembalikannya

Khairunnisa RB • Sabtu, 13 September 2025 | 05:07 WIB
Penyaluran bansos beras 20 kg kepada KPM
Penyaluran bansos beras 20 kg kepada KPM

RADAR BOGOR - Menjelang akhir tahun 2025, penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) akan segera memasuki tahap 4, yang dijadwalkan berlangsung antara Oktober hingga Desember.

Saat ini, penyaluran bansos tahap 3 masih terus berjalan secara bertahap di berbagai daerah, dan sebagian besar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sudah menerima hak mereka.

Namun demikian, Kementerian Sosial dan bank penyalur mengungkapkan bahwa ada ribuan KPM yang pada awalnya dijadwalkan menerima bansos, namun pada akhirnya dibatalkan karena ditemukan status “exclude” saat verifikasi data tahap 3.

Banyak di antara mereka sebelumnya sempat masuk daftar penerima pada tahap 2, bahkan telah dijadwalkan mendapat peralihan dari pencairan melalui kantor pos ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), tetapi pembagian kartu tersebut kemudian ditunda dan dibatalkan.

Salah satu penyebab utama pembatalan adalah ditemukannya indikasi keterlibatan dalam aktivitas game online terlarang yang terdeteksi oleh PPATK.

Data menunjukkan bahwa pola transaksi digital dalam e-wallet maupun rekening bank yang digunakan untuk perjudian dapat terhubung dengan NIK anggota keluarga dalam satu KK penerima.

Akibatnya, seluruh keluarga dalam KK tersebut otomatis kehilangan hak menerima bansos.

Selain itu, faktor lain yang membuat bantuan dihentikan adalah:

• Kepemilikan saldo rekening di atas Rp5 juta yang menandakan kondisi ekonomi sudah membaik.

• Adanya anggota keluarga yang baru diterima kerja dengan gaji tinggi, menjadi ASN/P3K, atau masuk kategori pekerjaan yang tidak berhak menerima bansos.

Pemerintah menegaskan bahwa pengawasan ketat ini diterapkan untuk memastikan bantuan tepat sasaran kepada keluarga miskin dan rentan.

Masyarakat diimbau untuk tidak hanya menjaga perilaku mereka sendiri, tapi juga anggota keluarga lain dalam satu KK agar tidak terjerumus dalam kegiatan yang dapat menggugurkan hak bansos.

KPM yang masih menerima bansos hingga tahap 3 ini harus benar-benar menjaga status kelayakannya agar bansos tahap 4 bisa tetap cair.

Jangan ada transaksi game online terlarang, jangan meminjamkan identitas untuk mendaftar rekening atau e-wallet yang berpotensi disalahgunakan, dan jangan menumpuk dana besar dalam rekening pribadi.

Masyarakat sebaiknya rutin mengecek statusnya di SIKS-NG atau menanyakan kepada pendamping sosial setempat.

Dengan begitu, jika muncul keterangan “exclude” bisa segera diklarifikasi sebelum penyaluran tahap 4 dimulai.

Sebagai catatan, bansos bersifat sementara dan dapat dihentikan sewaktu-waktu jika penerima dianggap tidak lagi memenuhi syarat.

Karena itu, menjaga kelayakan bukan hanya tanggung jawab penerima, tetapi juga seluruh anggota keluarganya.

Dengan langkah-langkah antisipatif ini, diharapkan para penerima dapat menjaga bantuan tetap berlanjut hingga tahap 4, sehingga bisa terus menopang kebutuhan pokok mereka menjelang akhir tahun.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #bansos #exclude #pkh