Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 dan 3 Masih Berlanjut, Ini Bukti dan Penyebab Bantuan Tidak Cair

Mutia Tresna Syabania • Sabtu, 13 September 2025 | 09:36 WIB
Ilustrasi uang pencairan bansos
Ilustrasi uang pencairan bansos

RADAR BOGOR - Proses pencairan bantuan sosial (bansos) untuk tahap 2 dan tahap 3 masih berlangsung. Penyaluran bansos kali ini terlihat berbeda, di mana dana bansos tahap 2 masih terus disalurkan di tengah fokus pencairan tahap 3. 

Hal ini terjadi karena pemerintah masih dalam proses mendistribusikan kartu KKS bagi KPM bansos peralihan dari PT Pos ke Bank Himbara.

Pencairan bansos PKH dan BPNT kini sudah merata di seluruh bank Himbara, yaitu BSI, Mandiri, BNI, dan BRI. 

Banyak KPM yang telah menerima dananya, seperti yang terlihat dari bukti penarikan berikut:

- Bank Mandiri: Seorang KPM PKH menerima saldo bansos sebesar Rp750.000.

- Bank BRI: KPM PKH dan BPNT menerima saldo gabungan sebesar Rp1.800.000.

- Bank BSI: Seorang KPM menarik dana sebesar Rp1.900.000. Nominal besar ini biasanya diterima oleh KPM yang mendapat bantuan BPNT plus PKH, atau yang menerima bansos tahap 2 dan 3 sekaligus.

Jika saldo Anda belum cair, jangan khawatir. Proses ini masih akan terus berjalan hingga akhir September, bahkan diperkirakan hingga Oktober mendatang. 

Selama data Anda di DTKS masih aktif dan tidak ada keterangan exclude (dikeluarkan), maka bansos pasti akan cair, meskipun mengalami keterlambatan.

Ada beberapa alasan mengapa nama KPM bisa dikeluarkan dari daftar penerima bansos. Berikut adalah penyebab-penyebab yang sering terjadi dan perlu diwaspadai:

1. Memiliki Saldo Rekening di Atas Rp5 Juta

Sistem deteksi dari PPATK dapat mendeteksi KPM yang memiliki saldo di atas Rp5 juta di rekening bank mana pun, bukan hanya di rekening bansos. 

KPM yang terdeteksi memiliki dana sebesar ini dianggap sudah mampu secara ekonomi, sehingga bantuannya dihentikan.

2. Terindikasi Terlibat Game Online Terlarang

Ini merupakan salah satu penyebab terbaru yang banyak terjadi. 

Sistem PPATK dapat mendeteksi transaksi yang berkaitan dengan game online terlarang, bahkan jika itu dilakukan oleh anggota keluarga lain dalam satu KK menggunakan data NIK Anda, atau jika meminjamkan akun e-wallet seperti DANA kepada teman untuk transaksi game online terlarang. 

Meskipun pelakunya bukan Anda, akan tetap menanggung dampaknya, yaitu dikeluarkan dari daftar penerima bansos.

3. Bantuan Tidak Digunakan Sesuai Peruntukan

Penyaluran bansos juga bisa terhenti jika dana tidak digunakan sebagaimana mestinya.

BPNT: Seharusnya digunakan untuk membeli kebutuhan pangan pokok, seperti beras, protein, minyak, dan bumbu dapur.

PKH: Dana harus digunakan sesuai komponen yang terdaftar, seperti untuk kebutuhan gizi anak, ibu hamil, lansia, atau penyandang disabilitas, serta untuk keperluan sekolah anak (buku, seragam, transportasi).

Dengan memahami penyebab-penyebab ini, KPM bansos dapat mengambil langkah-langkah pencegahan agar bantuan tetap cair dan memberikan manfaat maksimal bagi keluarga.***

Editor : Eli Kustiyawati
#kpm #bansos #kks #pencairan