RADAR BOGOR - Bantuan sosial Program Keluarga Harapan (bansos PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk tahap yang ketiga alokasi Juli Agustus September 2025 mayoritas sudah disalurkan.
Besar persentasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah menerima pencairkan diperkirakan sekitar 90%.
Terkecuali, bagi KPM yang sedang menunggu proses pendistribusian kartu KKS dan juga buku rekening dari pihak bank penyalur.
Bagi KPM peralihan yang awalnya saldo pencairan dilakukan melalui pos, kini dialihkan lewat bank penyalur, juga tengah menunggu pendistribusian.
Jika dana bansos sudah didistribusikan oleh pihak bank, dana bantuan akan segera dicairkan untuk para KPM. Bagi penerima manfaat, yang telah mendapat dana bantuan harus bersyukur.
Bagi para KPM yang hingga saat ini masih belum mendapatkan pencairan dana bantuan, harap bersabar karena ada dua kemungkinan.
Kemungkinan yang pertama, dana bansos memang masih belum dicairkan, yang kedua dana bantuan memang sudah tidak dicairkan lagi.
Untuk mengetahui status KPM yang belum mendapat dana bantuan adalah dengan melakukan pengecekan website Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
Penerima manfaat juga bisa mengecek dengan bertanya kepada operator SIKS yang ada di desa ataupun kepada para pendamping sosial.
Baca Juga: Desa Wisata Malasari Bakal Jadi Kunjungan Wisata Study Tour Pelajar di Kabupaten Bogor
Di website tersebut, akan terlihat status DTSEN, apakah masih bisa dicairkan atau memang sudah tidak bisa dicairkan dengan adanya keterangan exclude.
Oleh karena itu, bagi para KPM pengecekan disarankan apabila jika memasuki minggu ketiga akhir bulan September 2025, dana bansos belum dicairkan.
Hingga saat ini pun untuk banson PKH dan BPNT masih terus dicairkan tapi memang sudah tidak semasif di beberapa waktu yang lalu.
Editor : Siti Dewi Yanti