RADAR BOGOR - Kabar bahagia yang ditunggu jutaan rakyat akhirnya tiba, pemerintah resmi mengumumkan bahwa program bantuan pangan berupa beras 10 kilogram per bulan kembali dilanjutkan hingga Desember 2025, menyasar lebih dari 18,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
Tak tanggung-tanggung, total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp13,9 triliun.
Kebijakan ini diambil setelah Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan langsung kepada kementerian terkait untuk memperkuat ketahanan pangan dan daya beli masyarakat berpenghasilan rendah menjelang akhir tahun yang diprediksi penuh tantangan.
20 Kg Sekaligus Mulai Akhir September!
Tidak seperti sebelumnya, penyaluran tahun ini dibuat dalam dua tahap besar agar lebih cepat sampai ke tangan rakyat:
• Tahap Pertama (September–Oktober 2025): Disalurkan sekaligus sebanyak 20 kg beras per KPM pada akhir September 2025.
• Tahap Kedua (November–Desember 2025): Disalurkan 10 kg per bulan mulai awal November 2025.
Dengan skema baru ini, jutaan keluarga penerima manfaat bisa langsung membawa pulang dua karung beras dalam sekali pencairan.
Pemerintah menugaskan Perum Bulog sebagai pelaksana distribusi dengan target penyelesaian secepat mungkin.
Baca Juga: Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan Gratis untuk Pekerja Informal Seperti Sopir Angkot hingga Pemulung, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Silakan Daftar
Keputusan memperpanjang bantuan pangan ini merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi nasional.
Pemerintah melihat adanya potensi penurunan produksi beras pada Oktober–Desember, sementara konsumsi diperkirakan tetap tinggi, sehingga diperlukan intervensi langsung untuk menjaga stabilitas harga pangan dan melindungi masyarakat miskin.
Siapa yang Berhak Menerima?
Bantuan pangan ini khusus diberikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) baik penerima BPNT murni maupun BPNT yang merangkap program PKH.
Jumlah penerimanya mencapai 18,27 juta keluarga, berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.
Artinya, jika Anda masih terdaftar sebagai penerima BPNT, maka bersiaplah karena Anda akan mendapatkan 20 kg beras sekaligus pada akhir September ini, dan 20 kg lagi pada November–Desember 2025.
Baca Juga: Terungkap Ini Alasan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Hadirkan Sosok Kokom Komariah, Wanita yang Pernah Dicintainya Semasa SMA dan Kini Sering Bertemu
Program ini menelan anggaran hingga Rp13,9 triliun, menjadikannya salah satu bansos pangan terbesar sepanjang sejarah Indonesia.
Pemerintah berharap bantuan ini bisa menurunkan beban pengeluaran rumah tangga, menekan inflasi beras, sekaligus mendongkrak daya beli rakyat kecil menjelang akhir tahun.
Dengan kebijakan baru ini, jutaan keluarga di seluruh Indonesia dipastikan akan lebih tenang menghadapi akhir tahun 2025, tanpa khawatir kekurangan beras di tengah gejolak harga pasar.