RADAR BOGOR - Belakangan ini ramai kabar di media sosial mengenai Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru yang diklaim sudah cair dengan total Rp2,5 juta.
Informasi pencairan bansos KKS baru tersebut bahkan disertai foto struk transaksi dan keterangan bahwa dana bantuan telah masuk. Namun, apakah benar demikian? Mari kita bahas faktanya.
Klaim KKS Baru Cair Rp2,5 Juta
Salah satu postingan di Facebook menyebutkan bahwa KKS Mandiri sudah cair dengan rincian bantuan sebagai berikut:
• BPNT Rp2 juta
• PKH Lansia + Anak SMP Rp600 ribu
• Tambahan Rp500 ribu
• Penebalan Rp400 ribu
Jika dijumlahkan, seharusnya total bantuan mencapai Rp2,7 juta. Namun, struk yang ditampilkan justru menunjukkan angka Rp2.576.000.
Selain itu, terdapat kejanggalan lain, yaitu struk yang ditampilkan berasal dari mesin EDC Bank Mandiri, tetapi rekening yang digunakan adalah Tabunganku BRI.
Fakta Besaran PKH 2025
Untuk memastikan kebenaran klaim tersebut, mari kita lihat data resmi bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2025. Bantuan PKH kini disalurkan setiap 3 bulan sekali dengan rincian:
• Ibu hamil: Rp750.000
• Balita: Rp750.000
• Anak SD: Rp225.000
• Anak SMP: Rp375.000
• Anak SMA: Rp500.000
• Lansia: Rp600.000
• Penyandang disabilitas: Rp600.000
• Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000
Dari data di atas terlihat bahwa PKH anak SMP bukan Rp500 ribu seperti klaim yang beredar, melainkan Rp375 ribu.
Sementara itu, bantuan Rp500 ribu hanya diberikan untuk anak SMA.
Kesimpulan: Bukan KKS Baru
Berdasarkan penelusuran, informasi mengenai KKS baru cair Rp2,5 juta tidak terbukti benar.
Postingan yang beredar di Facebook tersebut memiliki banyak kejanggalan, mulai dari ketidaksesuaian struk hingga jumlah bantuan yang tidak sesuai dengan aturan resmi PKH 2025.
Jadi, dapat dipastikan bahwa kabar KKS baru cair sebesar Rp2,5 juta hanyalah informasi menyesatkan atau hoaks.
Masyarakat diimbau agar lebih berhati-hati dalam menerima informasi di media sosial dan selalu mengecek kebenaran melalui sumber resmi seperti Kementerian Sosial (Kemensos).
Tips: Selalu cek update terbaru bansos melalui situs resmi Kemensos atau bank penyalur (Himbara) untuk memastikan informasi yang valid.***