RADAR BOGOR - Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan delapan program stimulus ekonomi besar-besaran yang akan digulirkan menjelang akhir tahun 2025.
Kabar ini sontak menjadi angin segar bagi jutaan masyarakat, terutama kelompok rentan yang selama ini mengandalkan bantuan sosial (bansos) untuk bertahan hidup di tengah ketidakpastian ekonomi.
Pengumuman ini datang di pertengahan September 2025, saat sebagian besar masyarakat tengah menantikan kelanjutan penyaluran berbagai jenis bansos tahap akhir tahun.
Pemerintah menegaskan bahwa program-program ini juga akan dilanjutkan hingga 2026, khususnya untuk lima program penciptaan lapangan kerja dan empat program stimulus sosial.
1. Bantuan Beras 10 Kg Lanjut hingga Desember
Program bantuan bahan pangan berupa beras 10 kg per bulan dipastikan akan diperpanjang hingga Desember 2025.
Masyarakat penerima manfaat (KPM) akan menerima total 40 kg beras selama empat bulan, dengan sistem pencairan dua bulan sekali September–Oktober sebanyak 20 kg dan November–Desember sebanyak 20 kg.
Bagi warga yang menerima beras berkualitas kurang baik, pemerintah menjamin barang tersebut dapat ditukar ke Bulog atau balai desa tempat penyaluran.
Bantuan ini menyasar 18,3 juta penerima manfaat, termasuk KPM PKH, BPNT, maupun kombinasi keduanya.
2. PKH dan BPNT Tahap Ketiga Sedang Disalurkan
Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kini telah memasuki tahap ketiga (Juli–September 2025) untuk 18,8 juta KPM BPNT dan 9,9 juta KPM PKH.
Penyaluran dilakukan lewat Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank Himbara, sementara beberapa wilayah terpencil masih menggunakan PT Pos Indonesia.
Pemerintah mengingatkan agar penerima yang sudah memegang kartu KKS namun belum cair bantuannya segera berkonsultasi dengan pendamping PKH setempat, karena pencairan dobel (tahap 2 dan 3) sedang dalam proses.
3. Program PIP Anak Sekolah Segera Dicairkan
Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk pelajar juga segera dicairkan setelah data cut off 31 Agustus 2025.
Penyaluran bagi penerima baru akan dimulai Oktober hingga Desember 2025, bersamaan dengan aktivasi rekening, pembuatan buku tabungan, dan kartu ATM KIP.
Sementara itu, penerima PIP tahun sebelumnya hanya perlu menunggu jadwal pencairan terbaru.
4. BLT Dana Desa Masih Berlanjut
Bantuan BLT Dana Desa dipastikan berlanjut hingga akhir tahun.
Banyak desa menyalurkan BLT secara bulanan maupun per tiga bulan.
Tahap terakhir akan berlangsung pada Oktober–Desember 2025.
Beberapa wilayah bahkan sedang mencairkan tunggakan periode Agustus yang sempat tertunda.
5. 8 Stimulus Ekonomi: Target Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja
Selain bansos reguler, Prabowo meluncurkan delapan program stimulus ekonomi, di antaranya:
• Program magang untuk 20.000 fresh graduate
• Perluasan PPh 21 DTP sektor pariwisata untuk 552.000 pekerja
• Bantuan Pangan yang m.enyasar 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM)
• Bantuan iuran JKK/JKM untuk 731.000 pengemudi, sopir, dan kurir logistik
• Program perumahan BPJS Ketenagakerjaan (1.050 unit)
• Padat karya tunai Kemenhub & KemenPUPR (609.000 pekerja)
• Percepatan deregulasi PP28 (50 daerah 2025 → 300 daerah 2026)
• Peningkatan kualitas permukiman & ruang ekonomi perkotaan
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi pengangguran dan memperkuat daya beli masyarakat menjelang pergantian tahun.***
Editor : Eli Kustiyawati