Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kabar Baik, Penerima Manfaat Bantuan PKH dan BPNT Berkesempatan Mendapat Dana Bansos hingga Rp8,4 juta, Ini Caranya

Siti Dewi Yanti • Kamis, 18 September 2025 | 05:38 WIB

Penerima manfaat bansos PKH dan BPNT berkesempatan mendapat bantuan hingga Rp8,4 juta
Penerima manfaat bansos PKH dan BPNT berkesempatan mendapat bantuan hingga Rp8,4 juta

RADAR BOGOR - Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) digunakan sebagai basis data penerima bantuan sosial.

Data tersebut memungkinkan penerima manfaat yang berada pada desil 1 sampai 4, mendapatkan berbagai bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Keluarga yang terdaftar di DTSEN otomatis berpotensi menerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Baca Juga: Head To Head dan Prediksi Susunan Pemain Newcastle United vs Barcelona, Lamine Yamal Dipastikan Absen

Selain itu, penerima manfaat berkesempatan besar menerima bantuan lain seperti, bantuan Kartu Indonesia Sejahtera (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), bantuan asistensi YAPI, serta KIP kuliah untuk pendidikan tinggi.

Keluarga penerima PKH dan BPNT yang terdaftar memiliki prioritas tinggi untuk mendapatkan bantuan KIP kuliah bagi anak mereka yang melanjutkan pendidikan tinggi.

Bantuan ini mencakup biaya pendidikan penuh dan biaya hidup bulanan sebesar Rp800.000 hingga Rp1.400.000. Tergantung kluster wilayah perguruan tinggi.

Baca Juga: Fasilitas Lengkap dengan Suasanya yang Nyaman untuk Bersantai, Pahat Pahit Jadi Destinasi Kuliner Menarik di Bogor

Rincian nominal bantuan terdiri dari Kluster 1 Rp800.000 per bulan, Kluster 2 Rp950.000 per bulan, Kluster 3 Rp1.100.000 per bulan, Kluster 4 Rp1.250.000 per bulan, dan Kluster 5 Rp1.400.000 per bulan.

Biaya hidup ini diberikan per semester atau setiap 6 bulan sehingga totalnya bisa mencapai 4,8 juta hingga 8,4 juta per semester, sebagai dukungan untuk kebutuhan sehari-hari seperti makan, transportasi, dan buku.

Khusus mahasiswa D4 atau S1 maksimal semester 3, bantuan biaya hidup dapat ditingkatkan hingga maksimal Rp 6 juta per semester untuk mendukung kebutuhan tambahan seperti buku dan alat kebutuhan akademik berdasarkan kebijakan perguruan tinggi.

Baca Juga: Fasilitas Lengkap dengan Suasanya yang Nyaman untuk Bersantai, Pahat Pahit Jadi Destinasi Kuliner Menarik di Bogor

Anak dari keluarga penerima PKH dan BPNT yang terdaftar di DTSEN menjadi prioritas utama penerima KIP kuliah.

Durasi atau lama waktu penerima, untuk program D3 maksimal 6 semester atau 3 tahun dan untuk program D4 S1 maksimal 8 semester atau 4 tahun.

Namun ada ketentuan tambahan, bantuan dapat dicabut jika mahasiswa tidak memenuhi syarat akademik.

Misalnya IPK di bawah standar universitas atau melanggar ketentuan seperti menerima beasiswa lain secara bersamaan.

Baca Juga: Mau Makan Dessert dan Matcha Enak di Bogor? ke We Do Dough Aja, Surganya Camilan Manis

Oleh karena setiap daerah atau universitas dan jurusan berbeda, kemungkinan biaya yang didanai dari KIP kuliah juga berbeda.

Sebagai informasi, Penerima manfaat yang mendapat bansos merupakan warga yang mencakup sekitar 40% rumah tangga dengan status kesejahteraan sosial terendah di Indonesia berdasarkan desil tingkat kesejahteraan dan perekonomian.

Desil ini ditentukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dengan pemeringkatan berdasarkan banyak variabel seperti besaran penghasilan keluarga, besaran pengeluaran keluarga, aset bergerak, aset lahan, dan aset permukiman.

Pemeringkatan desil dari 1 sampai 4 terdiri dari desil 1. Kelompok 10% rumah tangga terendah sangat miskin.

Desil 2, kelompok 10 sampai 20% terendah miskin. Desil 3, kelompok 20 sampai 30% terendah rentan miskin. Desil 4 kelompok 30 sampai 40% terendah rentan miskin menengah.

Baca Juga: Tawarkan Pengalaman Makan yang Unik dan Menyenangkan, Ramen Bajuri Bogor Cocok Banget Jadi Tempat Kulineran

Status desil 1 sampai 4 menjadi prioritas utama untuk penyaluran bansos, karena data DTSEN digunakan sebagai acuan verifikasi keterbatasan ekonomi.

DTSEN mencakup informasi keluarga miskin termasuk nomor induk kependudukan (NIK), kartu keluarga (KK), alamat, dan kondisi ekonomi.

 

Editor : Siti Dewi Yanti
#bpnt #KIP kuliah #kpm #bansos #pkh