Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kabar Baik Datang, Pemerintah Resmi Siapkan Bansos Tambahan Minyak Goreng dan Beras untuk KPM BPNT Kategori Ini

Mutia Tresna Syabania • Jumat, 19 September 2025 | 13:42 WIB
Ilustrasi KKS Merah Putih untuk pengambilan bansos PKH dan BPNT
Ilustrasi KKS Merah Putih untuk pengambilan bansos PKH dan BPNT

RADAR BOGOR - Dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR RI pada 18 September 2025, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan rencana pemerintah untuk menambah bantuan sosial (bansos).

Selain bansos beras yang sudah diwacanakan sebelumnya, akan ada tambahan bansos berupa minyak goreng.

Pemberian bansos ini akan menggunakan data dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang mencakup keluarga dengan tingkat kesejahteraan miskin ekstrem hingga rentan miskin, khususnya yang berada pada desil 1 sampai 4.

Rencana bantuan tambahan yang akan segera disalurkan:

- Bansos Beras 10 kg/bulan: Program ini akan diperpanjang untuk periode September-Desember 2025.

Penyaluran dilakukan dua kali, dengan alokasi 20 kg per KPM untuk setiap tahap. Bantuan ini diberikan kepada 18,27 juta KPM yang terdata di DTKS Kementerian Sosial.

- Bansos Minyak Goreng: Bantuan tambahan berupa minyak goreng 2 liter per KPM ini sedang dalam tahap perencanaan dan akan dibagikan kepada penerima BPNT.

- Paket Kebijakan Ekonomi 8+4+5: Stimulus untuk Pemulihan Ekonomi

Kebijakan bansos ini merupakan bagian dari paket kebijakan ekonomi 8+4+5 yang diluncurkan oleh pemerintah.

Paket ini merupakan stimulus fiskal dan nonfiskal untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional dan mendorong pertumbuhan hingga target 5,2% pada akhir 2025.

Paket 8+4+5 ini terdiri dari:

- 8 Program Akselerasi 2025: Fokus pada stimulus jangka pendek untuk mendongkrak konsumsi dan investasi.

Ini termasuk bantuan sosial, insentif pajak untuk pembelian rumah dan kendaraan listrik, diskon belanja nasional, dan percepatan deregulasi.

- 4 Program Lanjutan 2026: Program-program yang akan diperpanjang untuk menjaga keberlanjutan dampak ekonomi.

- 5 Program Unggulan Penyerapan Tenaga Kerja: Program untuk menciptakan lapangan kerja baru, seperti program padat karya, dukungan untuk pekerja lepas, dan pelatihan kerja untuk UMKM.

Dengan total anggaran Rp16,23 triliun, paket kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi global, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi domestik.***

Gubernur meresmikan Klinik Eksekutif RS Mata Sulawesi Utara.
Gubernur meresmikan Klinik Eksekutif RS Mata Sulawesi Utara.
Editor : Eli Kustiyawati
#menteri keuangan #miskin ekstrem #Purbaya Yudhi Sadewa #bansos #DTKS