RADAR BOGOR - Menteri Sosial Saifulah Yusuf mengatakan telah menghadap Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Keuangan untuk melaporkan program prioritas Presiden di Istana Merdeka.
Ia telah mendapatkan arahan dari presiden untuk melakukan koordinasi lebih lanjut soal bansos dengan Kementerian Keuangan.
Pria yang akrab Gus Ipul tersebut menegaskan, tidak akan ada bansos yang dikurangi. Namun, akan ditambah untuk penerima manfaat yang benar-benar berhak.
Gus Ipul akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan sesuai arahan presiden untuk memperkuat program-program bagian dari penyaluran bansos.
Program yang dimaksud adalah bantuan per makanan untuk lansia terlantar di atas 75 tahun katanya.
Tak hanya itu, program per makanan dua kali sehari juga akan menyasar 35.000 penyandang disabilitas.
Sementara itu, Informasi jadwal pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (bansos PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap keempat sudah menyebar.
Sebagai informasi, penyaluran bansos PKH dan BPNT dibagi menjadi empat tahap dalam setahun.
Tahap pertama periode Januari Maret, tahap kedua periode April Juni, tahap ketiga periode Juli September, dan tahap keempat Oktober Desember.
Meskipun saat ini tahap 3 masih dalam proses penyaluran bertahap hingga akhir September, namun persiapan untuk tahap keempat memasuki tahap awal verifikasi dan validasi data Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Baik verifikasi secara administratif maupun dengan verifikasi lapangan melalui penugasan ground check.
Secara rinci proses penyaluran tahap 4 dimulai dengan persiapan yang dijadwalkan dimulai pada akhir September hingga awal Oktober 2025.
Seperti tahap ketiga sebelumnya, proses utama mencakup verifikasi dan validasi data melalui data tunggal sosial dan ekonomi nasional (DTSEN) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Sosial (Kemensos).
Proses pencairan tahap 4 dilaksanakan secara bertahap sepanjang bulan Oktober hingga Desember 2025.
Editor : Siti Dewi Yanti