Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Deretan Bansos Turun Bersamaan pada September 2025, Apa Saja? Para KPM Buruan Simak dan Cek Segera

Kholikul Ihsan • Selasa, 23 September 2025 | 13:19 WIB

 

Ilustrasi amplop bansos
Ilustrasi amplop bansos
 
RADAR BOGOR - Pemerintah resmi mencairkan lima jenis bantuan sosial (bansos) secara serentak di seluruh Indonesia pada September 2025. Langkah ini diharapkan mampu menjadi penguat daya tahan ekonomi keluarga penerima manfaat (KPM) di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang terus berfluktuasi.
 
Berikit lima bansos yang mulai dicairkan September 2025:
 
1. PKH Tahap Ketiga
 
Program Keluarga Harapan (PKH) memasuki pencairan tahap ketiga dengan mencakup alokasi bantuan untuk Juli, Agustus, dan September 2025. Dana akan ditransfer melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) merah putih milik penerima.
 
2. Program Indonesia Pintar (PIP)
 
Bantuan pendidikan melalui PIP tetap berjalan untuk siswa dari keluarga kurang mampu. Pencairan diberikan kepada anak-anak yang sudah tercantum dalam SK nominasi 2025 agar mereka dapat melanjutkan pendidikan tanpa hambatan biaya.
 
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Fokus Bangun Infrastruktur di Jabar pada 2026 hingga Soroti Masalah Macet, Targetkan 2027 Tidak Ada Lagi Jalan Jelek
 
3. BPNT Tahap Ketiga
 
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menjamin pemenuhan gizi keluarga miskin dengan nominal Rp600 ribu untuk periode Juli sampai September 2025. Penyaluran dilakukan bertahap melalui sistem perbankan yang bekerja sama dengan pemerintah.
 
4. Bantuan Atensi Anak Yatim Piatu (YAPI)
 
Bantuan Rp600 ribu per anak diberikan bagi yatim piatu untuk periode tiga bulan terakhir. Dana ini dicairkan melalui rekening khusus demi menjaga ketepatan dan akuntabilitas program.
 
5. BLT Dana Desa
 
Baca Juga: Update Bansos September 2025: Ada Beras 10 Kg, Minyak 2 Liter, dan Beredar Info Penebalan Rp300 Ribu, Cek Faktanya di Sini
 
Bantuan Langsung Tunai Dana Desa difokuskan untuk keluarga miskin ekstrem di wilayah pedesaan. Besarannya Rp300 ribu per bulan dan dibagikan oleh pemerintah desa secara langsung kepada penerima.
 
Pemerintah Dorong Transparansi dan Ketepatan Sasaran
 
Kementerian Sosial menegaskan bahwa percepatan pencairan ini menjadi langkah penting agar masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya. Selain itu, pemerintah daerah dan desa diminta berperan aktif dalam mengawasi jalannya distribusi bansos agar tidak terjadi penyelewengan data maupun keterlambatan penyaluran.
 
Bagi penerima, masyarakat dapat melakukan pengecekan saldo bansos PKH dan BPNT melalui mesin ATM, agen bank, atau aplikasi resmi yang terhubung dengan KKS.***
 
Editor : Eka Rahmawati
#september #bansos