RADAR BOGOR - Berdasarkan laporan dari lapangan, pada Senin, 22 September 2025, terpantau dua jenis bansos sudah mulai dicairkan, yaitu Bansos Program Indonesia Pintar (PIP) dan PKH/BPNT susulan.
Pencairan bansos menjadi momen yang sangat dinantikan di akhir bulan September 2025.
1. Bantuan PIP
Bansos pendidikan ini dilaporkan sudah mulai masuk ke rekening bagi penerima yang telah melakukan aktivasi rekening di bulan Juli.
Nominal bantuan sebesar Rp450.000 terpantau telah cair untuk jenjang SD melalui rekening Bank BRI.
2. Bansos PKH dan BPNT Susulan
Pencairan bansos PKH dan BPNT untuk alokasi tahap 3 juga terus berlanjut.
Khusus bagi KPM yang belum menerima dana, seperti penerima baru atau KPM yang baru saja beralih dari PT Pos ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih, dana susulan mulai dicairkan ke rekening bank penyalur.
Selain dua bansos di atas, pemerintah juga berencana menyalurkan delapan jenis bantuan lain dari akhir September hingga Oktober 2025. Berikut daftarnya:
1. BLT Dana Desa (BLT Kemiskinan Ekstrem): Bantuan langsung tunai sebesar Rp300.000 per bulan yang terus dicairkan di berbagai wilayah.
2. Bantuan Permakanan: Bantuan berupa makanan siap saji untuk lansia tunggal dan penyandang disabilitas tunggal.
3. Bantuan PIP Tahap 2: Pencairan berlanjut untuk KPM yang belum menerima.
4. Bantuan Atensi Yatim Piatu (YAPI): Bantuan sebesar Rp200.000 per bulan untuk yatim piatu.
5. PKH dan BPNT Susulan: Pencairan terus dilakukan bagi KPM yang belum menerima dana bansos.
6. Bantuan Penebalan Bansos: Bantuan tambahan sebesar Rp400.000 untuk KPM BPNT penerima KKS baru.
7. Bantuan Pangan Tambahan: Berupa beras 20 kg dan minyak goreng 2 liter bagi penerima BPNT.
8. Bantuan KJP Plus: Bantuan pendidikan khusus untuk siswa di wilayah DKI Jakarta.
Pencairan bansos dilakukan secara bertahap dan tidak serentak di seluruh wilayah. Bagi Anda yang namanya telah ditetapkan sebagai penerima, disarankan untuk mengecek secara berkala.
Perlu diingat, bansos bersifat sementara dan bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, bukan untuk ketergantungan selamanya.***