RADAR BOGOR - Pemerintah dalam konferensi pers terbaru, memastikan bahwa bantuan sosial (bansos) berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter akan segera digelontorkan.
Bansos berupa beras dan minyak goreng ini ditargetkan menyasar 18,3 juta KPM di berbagai daerah.
Mekanismenya akan dibagi dalam dua tahap, setiap KPM bansos akan menerima 10 kilogram beras plus 2 liter minyak goreng, yang kemudian berulang sehingga totalnya menjadi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak.
Baca Juga: Breaking News! Selain Bansos Beras dan Minyak Goreng, Pemerintah Siapkan Kejutan Besar: Subsidi KPR, Diskon BPJS, Hingga Tiket Pesawat Bebas Pajak
Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan program perlindungan tambahan.
Salah satunya adalah subsidi iuran JKK dan JKM bagi 731 ribu pekerja dengan diskon hingga 50% selama enam bulan ke depan.
Skema ini akan terus dievaluasi, dan rencananya bisa diperpanjang.
Program bantuan juga diperluas ke sektor perumahan.
Baca Juga: Liburan Edukatif Kini Lebih Dekat, Taman Safari Bogor Hadir di Bandung dan Hadirkan Penawaran Ekskusif
Tahun ini, pemerintah menargetkan pembangunan 1.000 unit rumah KPR dengan skema subsidi khusus bersama perbankan dan BPJS.
Ada pula program cash for work yang diharapkan menyerap lebih dari 215 ribu pekerja dengan dukungan anggaran lintas kementerian.
Sementara itu, sektor pariwisata dan transportasi pun mendapat angin segar.
Menjelang Nataru (Natal dan Tahun Baru) serta Harbolnas, pemerintah menanggung PPN untuk tiket pesawat dan jasa transportasi pada hari-hari tertentu.
Baca Juga: Bansos Tunai Rp1,2 Juta Cair di Akhir September 2025, KKS Expired Masih Bisa Dipakai, Kok Bisa? Simak Penjelasannya
Hal ini diharapkan bisa mendorong daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi domestik.
Dari sisi regulasi, pemerintah menargetkan percepatan integrasi tata ruang (RDTR) dengan OSS yang mulai diberlakukan pada 5 Oktober mendatang.
Tujuannya, memudahkan perizinan dan mendorong investasi.
Tak berhenti di situ, program ekonomi jangka panjang pun dipersiapkan hingga 2026.
Baca Juga: Kembangkan Asuransi Pertanian, BRI Insurance Survei Langsung ke Petani di Karawang
Mulai dari insentif PPN ditanggung pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah hingga Rp 2 miliar, dukungan properti, hingga program koperasi merah putih yang diharapkan menyerap lebih dari 681 ribu tenaga kerja.
Selain itu, sektor pertanian dan kelautan pun tak luput dari perhatian.
Program replanting perkebunan rakyat untuk enam komoditas (tebu, kakao, kelapa, kopi, mete, dan karet) akan terus digulirkan.
Ada juga revitalisasi tambak pantura, modernisasi kapal nelayan, hingga integrated stream farming di NTT yang digadang-gadang mampu menciptakan ratusan ribu lapangan kerja baru.
Baca Juga: Manfaatkan Segera! Bayar PBB Kota Bogor Bebas Denda hingga 31 Desember, Bapenda Gencarkan Penagihan Door to Door
Masyarakat pun menyambut positif langkah ini, terutama tambahan minyak goreng 4 liter yang melengkapi bansos beras.
Dengan berbagai program tersebut, pemerintah berharap dapat menjaga daya beli masyarakat, meningkatkan lapangan kerja, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional.