RADAR BOGOR – Memasuki akhir 2025, kabar baik datang untuk masyarakat penerima bansos. Pemerintah menyalurkan tambahan bansos berupa 4 Liter minyak goreng per keluarga guna melengkapi bantuan sebelumnya yaitu PKH, BPNT dan beras.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa tambahan bansos disalurkan kepada 18,3 juta KPM.
Periode tambahan bansos ini dimulai Oktober hingga Desember 2025, dengan catatan setiap KPM memperoleh beras 10 Kg dan minyak goreng 4 liter.
“Bantuan ini sudah siap untuk disalurkan dan anggaran dana tersebut sudah dialokasikan,” kata Airlangga.
Kepala Badan Pangan Nasional, Arif Prasetyo Adi, memastikan bahwa bansos pangan ini disalurkan dengan kualitas yang baik.
Sehingga ia menekankan bahwa beras dan minyak goreng yang diterima masyarakat tidak akan bermutu rendah.
Arif menyampaikan bahwa keputusan mengenai anggaran, jumlah penerima, dan produk akan diputuskan melalui rapat koordinasi lintas kementerian.
Data dari Badan Pangan Nasional (NFA) menunjukkan bahwa harga pangan masih dinamis. Mulai dari tanggal 21 September, sebagian harga beras medium menurun dibandingkan pekan sebelumnya secara nasional.
Sementara progres penyaluran bansos PKH dan BPNT sudah mencapai lebih dari 75%. Bansos BPNT sekitar 13,7 Juta kpm sudah menerima bantuan melalui KKS yang disalurkan melalui bank himbara.
Bansos PKH sekitar 7,4 Juta kpm dari total kuota 10 Juta kpm sudah menerima pencairan dana dengan nominal yang bervariasi, Rp3 Juta untuk ibu hamil dan Rp750 Ribu untuk anak usia dini.
Pemerintah memiliki target sisa penyaluran PKH dan BPNT mencapai 80-85% pada akhir september 2025, sehingga penyaluran bansos tahap 4 dapat dilakukan.
Pra-Penyaluran tahap 4 akan dimulai pada akhir september hingga oktober 2025, dengan verifikasi data, persiapan teknis, dan distribusi yang bertahap.
Bantuan sosial tambahan berupa beras dan minyak goreng yang akan dibagikan pemerintah menjadi angin segar bagi jutaan keluarga di Indonesia.
Di tengah harga pangan yang masih berfluktuasi, langkah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga daya beli.
Dengan progres penyaluran bansos PKH dan BPNT yang sudah mencapai lebih dari 75 persen, pemerintah optimistis penyaluran tahap berikutnya berjalan lebih lancar. (***)
Penulis: Yumna Siti Nur ‘Aini | PKL-SV IPB
Sumber: Youtube INFO BANSOS