Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bansos 2025 Tidak Cair? Ini Penyebab dan Solusinya agar Dana Bantuan Masuk Rekening

Fransisca Susanti Wiryawan • Kamis, 25 September 2025 | 08:28 WIB
ILUSTRASI: Warga menunggu pencairan bansos dari pemerintah.
ILUSTRASI: Warga menunggu pencairan bansos dari pemerintah.

RADAR BOGOR – Bansos 2025 tak kunjung cair? Keluarga Penerima Manfaat (KPM) heran dan bingung mengapa dana bansos tidak masuk ke rekening atau kartu bantuan tidak dapat diakses.

Penyebab bansos tak cair bisa dari berbagai hal seperti kesalahan administrasi, perubahan status kepesertaan, hambatan teknis dalam sistem pencairan, rekening diblokir akibat terindikasi game online terlarang dan lain-lain.

Faktor penyebab bansos tidak cair:

· Sekarang ini Pemerintah memberlakukan sistem satu pintu, yaitu Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sehingga data masyarakat terintegrasi dan lebih valid dalam menentukan siapa yang berhak memperoleh bansos.

· Data Penerima tidak teregistrasi ataupun tidak valid dalam sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang diatur oleh Kementerian Sosial.

Jika seseorang tidak terdaftar dalam database DTKS atau dihapus dari daftar KPM, maka bansos tak cair.

Kesalahan dalam input data kependudukan seperti ketidaksesuaian antara Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga (KK), atau nama lengkap dengan data kependudukan di Dukcapil, menyebabkan sistem tidak bisa mengenali KPM. Data lansia belum e-ktp di Capil.

· Status Kepesertaan yang tidak aktif akibat tidak memutakhirkan data ataupun status ekonomi yang meningkat.

Pemutakhiran data seperti komponen sekolah dalam PKH yang sudah berusia 20 tahun ke atas. Penerima bansos ganda dalam 1 KK, misalnya suami dan istri.

Perubahan status ekonomi seperti terindikasi anak bersekolah di sekolah elit ataupun besaran gaji pekerjaan sekarang menyebabkan status kepesertaan non-aktif.

Kepesertaan bansos tidak berkarakteristik permanen.

Pemerintah selalu mendorong agar level ekonomi masyarakat meningkat dan bisa mandiri.

Beberapa jenis bansos memiliki mekanisme verifikasi ulang yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan pusat.

Jika dalam proses verifikasi ditemukan bahwa penerima sudah tidak memenuhi kriteria sebagai keluarga miskin atau rentan, maka bantuan akan dihentikan.

· Terdapat masalah pada rekening bank atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Rekening Bank yang diblokir atau dinonaktifkan oleh Bank akan mengalami masalah saat pencairan bansos.

Penyebab rekening Bank diblokir karena terlampau lama tak aktif, terindikasi game online terlarang, tunggakan pinjaman Bank, dan lain-lain.

Salah dalam mencatat nomor rekening Bank juga menyebabkan gagalnya pencairan bansos. Nama KPM dan nama pada nomor rekening Banknya harus sama.

Bank akan melakukan verifikasi nama dan no rekening Bank sebelum mentransfer dana bansos.

Jika KKS hilang atau rusak saat digunakan di mesin ATM atau EDC, maka proses pencairan bansos berisiko gagal.

· Kendala Teknis dalam Sistem Penyaluran Dana Bansos oleh Pemerintah atau Bank Penyalur.

Keterlambatan pencairan bansos terjadi karena masalah administratif seperti proses verifikasi data yang memakan waktu.

Gangguan server Bank penyalur (BRI, BNI, Bank Mandiri, atau bank daerah lainnya) ataupun antrian panjang dalam pencairan bansos.

Solusi supaya bansos cair:

· Memeriksa status Penerima Bansos Secara Online Melalui Website Resmi seperti cekbansos.kemensos.go.id atau via aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh melalui Play Store ataupun App Store.

Jika terdapat kesalahan administratif seperti data kependudukan, maka perbarui data tersebut ke Dukcapil sehingga terindikasi oleh Kemensos. Pastikan data dalam DTKS benar.

· Laporkan masalah ke Dinas Sosial atau Pemerintah Setempat.

Jika bansos tidak cair walaupun data sudah benar, maka lapor ke kantor Dinas Sosial setempat.

Dapat juga menghubungi RT/RW, desa atau kelurahan setempat untuk mengetahui apakah terdapat kendala administratif dalam distribusi bansos di tingkat daerah.

· Pastikan Rekening Bank atau Kartu KKS masih aktif dan tak rusak.

Jika bansos disalurkan melalui rekening bank, maka periksa status rekening melalui ATM atau kantor cabang Bank.

Hal tersebut untuk memastikan rekening tidak dinonaktifkan atau diblokir.

Jika KKS hilang atau rusak, maka lakukan permohonan penggantian di Bank penyalur seperti BRI, BNI, Bank Mandiri, atau bank lainnya.

· Menunggu jadwal pencairan resmi sesuai pengumuman Pemerintah.

Setiap program bansos memiliki jadwal pencairan yang berbeda-beda.

Untuk lebih lanjut, bisa memeriksa langsung melalui Kementerian Sosial, Pemerintah Daerah, ataupun Bank penyalur bansos. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bri #kpm #bansos #bank mandiri #DTKS #bni #pkh