RADAR BOGOR – Informasi menggembirakan kembali hadir bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Mulai Kamis, 25 September 2025 pemerintah memastikan adanya pengaktifan kartu KKS baru secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Berdasarkan informasi terbaru, pencairan dana bantuan sosial akan segera berlangsung setelah proses aktivasi kartu diselesaikan.
Proses Menuju Pencairan
Proses pencairan bansos dimulai dari pengaktifan KKS, kemudian penerbitan SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana).
Setelahnya, saldo akan masuk ke rekening penerima sesuai jadwal. Penerima diimbau untuk tetap bersabar dan menyimpan kartu KKS dengan baik.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT 2025 Siap Cair, Status SIKS-NG Sudah SPM, Penerima Juga Dapat PIP Rp750 Ribu Plus Beras 20 Kilogram, Cek Nama Anda Sekarang
Bagi pemegang KKS BNI, pendaftaran bisa dilakukan melalui aplikasi Wonder BNI atau langsung di bank.
Sementara itu, untuk KKS Mandiri dapat melalui aplikasi Livin’ by Mandiri, dan KKS BRI bisa dicek lewat aplikasi BRImo.
Baca Juga: Di Balik Keindahan Alam Sukamakmur Bogor, Surga Tersembunyi yang Kini Terbelenggu Sengketa: Dua Desa Dijaminkan ke Bank, Satu Desa Disita
Dengan begitu, penerima tidak perlu jauh-jauh ke ATM untuk memastikan saldo sudah masuk.
Kuota Penerima PKH Bertambah
Selain pencairan reguler, kabar bahagia lainnya adalah adanya penambahan kuota penerima PKH. Beberapa KPM BPNT murni dengan komponen tertentu kini berpeluang masuk sebagai penerima PKH.
Baca Juga: Warga Jawa Barat Ingat, Pemutihan Pajak Kendaraan Berakhir 30 September 2025! Buruan Manfaatkan Sebelum Terlambat
Hal ini menyusul adanya data penerima lama yang dikeluarkan dari sistem karena berbagai kendala administratif.
Dengan kebijakan ini, KPM yang sebelumnya hanya menerima BPNT bisa jadi akan mendapatkan PKH sesuai komponennya. Masyarakat diingatkan untuk tidak mudah panik bila saldo belum masuk tepat waktu.
Proses pencairan memerlukan tahapan teknis, sehingga setiap penerima diminta rutin mengecek saldo melalui mobile banking.
Dengan adanya pencairan tahap terbaru ini, pemerintah berharap bantuan sosial benar-benar dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak secara ekonomi.
Editor : Eka Rahmawati