Penerima manfaat dari bansos yang memiliki kartu keluarga yang baru dicetak atau diperbaharui bisa gagal cek rekening yang akan menyebabkan proses penyaluran bantuan bisa dihentikan sementara waktu.
Kartu keluarga yang diperbaharui tentu ada beberapa data yang berubah. Hal ini bisa terjadi apabila ada salah satu anggota keluarga yang meninggal dunia atau cerai hidup.
Jika mengalami masalah seperti itu, maka KPM harus memperbaharui data Siks-NG yang mereka miliki melalui pendamping PKH atau operator Siks-NG yang ada di desa dan kelurahan.
Pihak operator Siks-NG nantinya akan menyesuaikan antara data yang ada pada KK, DTSEN dengan data bank penyalur.
Setelah data tersebut dipadankan, operator Siks-NG nantinya akan menyimpan dan melakukan validasi agar bansos bisa kembali disalurkan.
Setelah melakukan validasi, KPM juga harus mengecek terlebih dahulu status desil yang mereka miliki. Pasalnya, jika mereka masuk ke desil enam sampai sepuluh makan otomatis tidak akan menjadi penerima bansos lagi.
Apabila KPM masuk pada desil yang sudah anggap sejahtera secara perekonomian, dan hal itu tidak sesuai dengan kenyataan, maka bisa melakukan sanggah menggunakan aplikasi Cek Bansos atau melalui pendamping PKH setempat.***