Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Program Bansos Diperpanjang pada 2025, Ada Bantuan Tambahan Beras hingga Minyak Goreng

Yosi Alfa Resti • Jumat, 26 September 2025 | 21:14 WIB

Ilustrasi: Bantuan sosial minyak goreng dari pemerintah disalurkan kepada KPM.
Ilustrasi: Bantuan sosial minyak goreng dari pemerintah disalurkan kepada KPM.

RADAR BOGOR - Pemerintah kembali menyiapkan bantuan sosial (bansos) tambahan bagi masyarakat berpendapatan rendah. Selain bansos reguler berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Mulai akhir September 2025 ini pemerintah juga akan menyalurkan bantuan beras 10 kg serta bantuan minyak goreng kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTKS).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa beberapa waktu lalu menyampaikan dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR RI.

Menurutnya, bantuan pangan tambahan ini diharapkan mampu menekan beban pengeluaran masyarakat miskin ekstrem yang masuk kategori level 1–4 dalam data sosial ekonomi.

Baca Juga: Pendaftaran Ulang Bansos PKH dan BPNT Dibuka, Ada Tambahan Bantuan Pendidikan hingga Validasi Otomatis Penerima

Program bansos beras yang semula hanya diberikan pada Juni 2025 kini dipastikan diperpanjang hingga Desember 2025. Bantuan berupa 10 kg beras per bulan akan diberikan kepada 18,27 juta KPM secara bertahap. 

Mekanisme pembagiannya dilakukan dalam dua kali penyaluran, sehingga setiap penerima bisa mendapatkan total hingga 40 kg beras sepanjang periode September–Desember 2025.

Bansos beras juga akan difokuskan untuk masyarakat berpendapatan rendah agar stabilitas pangan tetap terjaga.

Selain beras, pemerintah juga menyiapkan bansos berupa minyak goreng. Rencana awal menyebutkan bahwa bantuan ini akan diberikan dalam jumlah 2 liter per KPM, terutama bagi penerima BPNT. 

Baca Juga: Bansos PKH dan PIP Jenjang SMA dan SMK Cair di Bank Ini, KPM Buruan Cek juga Jangan Sampai Status Exclude

Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan pokok, khususnya minyak goreng yang menjadi kebutuhan utama rumah tangga.

Di sisi lain, belanja APBN masih cukup kuat untuk mengakomodasi tambahan bansos ini,  dengan nilai anggaran sebesar Rp16,2 triliun, pemerintah optimistis program bantuan pangan bisa terus berjalan tanpa mengganggu stabilitas keuangan negara.

Selain bantuan beras dan minyak goreng, sejumlah program bansos lainnya juga tetap berjalan. Di antaranya:

1.Bantuan tunai Rp300.000 untuk 17,5 juta KPM PKH.

2.Subsidi listrik 50 persen bagi 5,8 juta pelanggan dengan daya 450 VA–900 VA.

3.Program reguler BPNT berupa saldo bantuan pangan non-tunai.

Pemerintah terus berkomitmen menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program bansos. 

Baca Juga: Warga Jawa Barat Ingat, Pemutihan Pajak Kendaraan Berakhir 30 September 2025! Buruan Manfaatkan Sebelum Terlambat

Bansos tambahan beras 10 kg dan minyak goreng 2 liter, keluarga penerima manfaat diharapkan dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari hingga akhir tahun 2025.

Masyarakat penerima dihimbau untuk selalu memantau informasi resmi dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah agar tidak tertinggal jadwal penyaluran bansos.***

Editor : Eka Rahmawati
#minyak goreng #bansos #beras