RADAR BOGOR – Ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang baru saja menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dibuat bingung soal penyaluran bansos PKH BPNT.
Setelah menerima kartu, banyak yang mengeluhkan saldo bansos PKH BPNT dan lainnya kosong.
Namun, Kemensos memastikan kondisi ini normal dan masyarakat tak perlu cemas. Sebab, saldo bansos PKH BPNT akan masuk secara rapel pada awal hingga akhir Oktober 2025.
Baca Juga: Percepatan Pencairan 5 Program Bansos hingga 30 September 2025, Dari PKH, BPNT, PIP, KIP Kuliah Serta Bantuan Pangan
Berdasarkan informasi resmi, bagi KPM baru maupun yang beralih dari PT Pos ke Bank Himbara, pencairan akan dilakukan sekaligus.
Mereka akan menerima BPNT tahap 2 (April–Juni), tahap 3 (Juli–September), serta tambahan bantuan penebalan sembako Rp400.000.
Bagi penerima PKH, pencairan juga dilakukan dobel untuk tahap 2 dan tahap 3.
Baca Juga: Main Tandang, Persib Alami Kekalahan 2-1 dari Persita, Gol Kapten Beckham Putra Akhiri Pertandingan
Dengan demikian, saldo yang akan masuk ke KKS bisa mencapai jumlah signifikan.
Namun, saldo baru akan masuk setelah tiga tahap penting dilakukan.
Pertama, aktivasi kartu secara kolektif oleh bank penyalur seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.
Kedua, penerbitan SP2D susulan oleh Kemensos untuk penerima baru yang tervalidasi belakangan.
Baca Juga: Direktur Jenderal WOAH Sambangi IPB University, Dorong Keunggulan Veteriner di Indonesia
Ketiga, proses top-up saldo oleh bank setelah SP2D terbit.
Seluruh tahapan ini diperkirakan memakan waktu hingga awal atau pertengahan Oktober.
Kemensos menegaskan bahwa keterlambatan saldo masuk bukan berarti bantuan hangus.
Justru sebaliknya, bantuan akan dirapel sekaligus.
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Ingatkan Batas Akhir Pemulihan Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2025, Begini Cara Bayarnya
Bahkan, bagi sebagian KPM yang sempat tertunda pencairannya, total bantuan bisa lebih besar karena ada tambahan penebalan sembako yang sebelumnya terlewat.
Masyarakat dihimbau aktif memantau status bantuan melalui cekbansos.kemensos.go.id serta berkoordinasi dengan pendamping sosial.
Jika keterangan periode sudah berganti ke Juli–September, artinya dana sudah masuk ke bank dan siap dicairkan.
Baca Juga: IPB University Pastikan Feny Siregar Pulih, Kasus Pemukulan yang Dialami Mahasiswanya Itu Masih Didalami
Dengan adanya rapelan dan penebalan ini, pemerintah berharap beban ekonomi keluarga penerima manfaat bisa berkurang.
Bagi 1,9 juta lebih KPM penerima BPNT, Oktober 2025 diprediksi menjadi bulan penuh rezeki karena pencairan bantuan ganda ditambah sembako ekstra akan segera masuk rekening.