Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tujuh Bansos Mulai 1 Oktober 2025, Siapa KPM yang Dapat BLT Dana Desa Rp600 Ribu, Minyak Goreng, hingga PKH BPNT Tahap 4?

Ira Yulia Erfina • Senin, 29 September 2025 | 08:09 WIB
Ilustrasi: Kartu KKS penerima bantuan sosial (bansos).
Ilustrasi: Kartu KKS penerima bantuan sosial (bansos).

RADAR BOGOR - Pemerintah kembali menyalurkan berbagai program bansos mulai 1 Oktober 2025. Penyaluran ini meliputi 7 jenis bantuan dengan sasaran berbeda, mulai dari masyarakat pedesaan, pelajar, mahasiswa, hingga keluarga miskin yang membutuhkan dukungan kesehatan.

Berikut adalah rincian lengkap dari tujuh bantuan sosial yang mulai disalurkan per Oktober 2025:

1. BLT Dana Desa

Bantuan Langsung Tunai Dana Desa tetap menjadi salah satu program unggulan untuk mendukung keluarga miskin di pedesaan.

Besarannya adalah Rp300.000 per bulan, dengan tujuan membantu keluarga yang belum tercakup dalam program bansos lainnya.

Di beberapa desa, pencairan dilakukan untuk dua bulan sekaligus, sehingga penerima dapat membawa pulang bantuan hingga Rp600.000 sekaligus.

2. Bantuan Beras dan Minyak Goreng

Sebagai bagian dari program stimulus ekonomi, pemerintah menyalurkan bantuan tambahan berupa minyak goreng sebanyak 4 liter untuk dua bulan.

Bantuan ini dilengkapi dengan distribusi beras, yang diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran rumah tangga dan menjaga ketahanan pangan di tengah kebutuhan pokok yang terus meningkat.

3. Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah

KIP Kuliah menjadi solusi bagi mahasiswa kurang mampu namun memiliki potensi akademik.

Selain menanggung biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT), penerima juga berhak atas bantuan biaya hidup bulanan.

Besarannya bervariasi antara Rp800.000 hingga Rp1.400.000 per bulan, tergantung wilayah tempat mahasiswa tersebut menempuh pendidikan.

4. Program Indonesia Pintar (PIP)

Untuk jenjang pendidikan dasar hingga menengah, Program Indonesia Pintar kembali menyalurkan bantuan pendidikan.

Besarannya adalah Rp450.000 per tahun untuk siswa SD, Rp750.000 per tahun untuk siswa SMP, dan Rp1.800.000 per tahun untuk siswa SMA sederajat.

Bantuan ini diharapkan mampu mengurangi angka putus sekolah dan mendukung pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia.

5. Program Keluarga Harapan (PKH)

PKH merupakan salah satu program bansos terbesar dengan sasaran keluarga miskin yang memiliki komponen pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan.

Mulai Oktober 2025, pemerintah menyalurkan tahap keempat PKH yang mencakup periode Oktober hingga Desember 2025. Proses pra-penyaluran sedang berlangsung, sehingga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dapat segera menerima bantuan sesuai jadwal.

6. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)

BPNT kembali menyalurkan bantuan berupa saldo sebesar Rp200.000 per bulan yang dicairkan setiap tiga bulan sekali. Bantuan ini hanya dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan pokok.

Selain itu, pemerintah juga menambahkan bantuan penebalan sembako sebesar Rp400.000 bagi KPM tertentu, sehingga penerima memiliki dukungan lebih besar untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

7. Bantuan PBI-JKN

Melalui skema Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI-JKN), pemerintah membiayai iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp42.000 per bulan untuk keluarga miskin.

Program ini menjamin bahwa kelompok masyarakat yang paling rentan tetap memiliki akses penuh terhadap layanan kesehatan tanpa terbebani biaya.

Editor : Eka Rahmawati
#bpnt #bansos #pkh