RADAR BOGOR - Pemerintah segera menyiapkan sejumlah bansos yang akan disalurkan mulai bulan Oktober 2025.
Bantuan ini tidak hanya mencakup program bansos reguler, tetapi juga tambahan berupa beras, minyak, serta penebalan bantuan tunai. Berikut rincian lengkapnya.
1. Penyaluran Bantuan Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter
Mulai Oktober hingga November, pemerintah akan mendistribusikan bantuan tambahan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Bantuan ini ditujukan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BBNT maupun BBNT plus PKH, dengan jumlah penerima mencapai 18,2 juta keluarga di seluruh Indonesia.
Sejumlah daerah bahkan sudah memulai tahap pendataan, di mana KPM diminta menyerahkan fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Nantinya, saat pengambilan bantuan, penerima diwajibkan membawa dokumen pendukung berupa fotokopi KK, fotokopi KTP, serta KTP elektronik asli.
2. Pencairan Penebalan Bantuan Rp400.000
Selain bantuan pangan, pemerintah juga menyiapkan pencairan penebalan bantuan senilai Rp400.000 yang akan diberikan pada bulan Oktober.
Bantuan ini khusus ditujukan kepada KPM peralihan dari sistem penyaluran via pos ke penggunaan kartu KKS.
Bagi penerima yang sebelumnya telah mendapatkan penebalan di tahap kedua, maka di tahap ketiga ini tidak akan ada penambahan lagi.
Namun, bagi KPM peralihan yang masih terdaftar di tahap kedua sekaligus tahap ketiga, mereka berhak menerima bantuan BPNT penebalan serta BPNT tahap ketiga dengan total nilai mencapai Rp1,6 juta hanya untuk BPNT saja.
3. Jadwal Cairnya KKS Baru untuk KPM Peralihan
Pertanyaan yang banyak muncul dari KPM peralihan adalah kapan bantuan melalui kartu KKS bisa dicairkan.
Saat ini, status di Sistem Informasi SIKS NG untuk alokasi April, Mei, dan Juni sudah tercatat SI (Siap) untuk penebalan, sementara untuk tahap ketiga sudah terkonfirmasi dengan keterangan “berhasil cek rekening”.
Kondisi ini biasanya menandakan bahwa pencairan tidak akan memakan waktu lama. Dengan demikian, ada harapan besar bahwa bantuan sosial PKH dan BBNT bagi KPM peralihan bisa mulai cair pada bulan Oktober.***
Editor : Eli Kustiyawati