RADAR BOGOR - Kabar baik menyelimuti sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai wilayah seiring dengan adanya laporan resmi mengenai masuknya saldo bantuan sosial (bansos) ke dalam Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka, juga penyaluran beras dan minyak goreng.
Pencairan dilakukan melalui dua bank penyalur utama dan menunjukkan dua nominal saldo yang berbeda. Juga ada persiapan penyaluran beras hingga minyak goreng.
Penyaluran bansos berupa beras dan minyak goreng pun diberikan ke KPM dengan kriteria tertentu.
Berikut berbagai informasi mengenai bansos terkini, baik tunai dan juga bantuan pangan lain.
Penebalan Bansos (Nominal Rp400.000)
Sejumlah KPM melaporkan adanya saldo tepat Rp400.000 yang masuk ke KKS mereka.
Nominal ini dikonfirmasi sebagai Penebalan Bansos, yang merupakan tambahan bantuan yang diberikan secara khusus untuk KPM penerima BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) atau Sembako.
Dana ini kemungkinan besar adalah penyelesaian untuk pencairan BPNT Tahap 2 bagi KPM yang sebelumnya belum tersalurkan secara lengkap, memberikan tambahan modal bagi penerima manfaat.
Bantuan PKH (Nominal Rp1 Juta Lebih)
Laporan lain menunjukkan adanya saldo dengan nominal mencapai Rp1 Juta ke atas. Jumlah besar ini mengindikasikan adanya pencairan bantuan PKH (Program Keluarga Harapan).
Nominal yang melebihi satu juta rupiah ini mencerminkan bahwa KPM yang bersangkutan memiliki komponen PKH yang lengkap, sehingga total bantuan yang diterima menjadi signifikan.
Penerima KKS Baru Mendominasi
Pencairan saldo yang terjadi di penghujung September ini secara khusus menargetkan KPM penerima KKS baru, yaitu mereka yang baru saja mengalami proses peralihan dari sistem penyaluran melalui Kantor Pos ke sistem perbankan KKS.
Hal ini memberikan angin segar bagi KPM baru lainnya yang mungkin mendapati kartu mereka masih berisi saldo nol, menandakan bahwa proses aktivasi dan transfer saldo bantuan sedang berangsur-angsur dilaksanakan oleh bank penyalur.
Bantuan Non-Tunai dan Program Lain
Sebagai pelengkap, KPM penerima BPNT/Sembako juga akan mendapatkan bantuan tambahan berupa Beras dengan total 20 kg (alokasi 10 kg untuk Oktober dan 10 kg untuk November), serta tambahan minyak goreng.
Selain itu, penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) bagi anak sekolah yang belum tersalurkan tahun ini juga akan dituntaskan pada periode Oktober hingga Desember 2025.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga