RADAR BOGOR - Di saat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengeluh saldo bantuan sosial (bansos) belum masuk rekening.
Namun, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengungkapkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sudah mulai cair.
Selanjutnya, KPM membeberkan beberapa bukti pencairan bansos PKH BPNT dan bantuan penebalan senilai Rp400.000 yang kembali cair.
Laporan pertama, ada yang melaporkan pada 1 Oktober 2025 telah masuk saldo Rp400.000 yang merupakan bantuan penebalan.
Bukti lainnya menunjukan, saldo sebesar Rp600.000 sudah diterima KPM.
Bantuan senilai Rp600 ribu kemungkinan besar merupakan pencairan dana bantuan sossial Program Keluarga Harapan (bansos PKH).
Jika ditelusuri, kemungkinan penerima manfaat adalah lansia atau KPM yang memiliki komponen gabungan anak SMP dan anak SD.
Kemudian, KPM lainnya di Sumatera Barat melaporkan, KKS peralihan kantor pos tanggal 30 September 2025 telah menerima bantuan senilai Rp1.200.000.
Bukti lainnya menyebutkan, KPM pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank Mandiri menerima saldo Rp750.000 pada 30 September 2025.
Saldo yang cair kemungkinan pencairan bantuan tahap kedua, sementara untuk tahap ketiga masih belum cair.
Kemudian, KPM melaporkan pada 1 Oktober 2025, dana bantuan Rp600.000 sudah mulai cair di wilayah Kalimantan Timur yang kemungkinan dana bansos BPNT Murni.
Para KPM peralihan dari pos ke kartu KKS Bank Mandiri yang baru mendapatkan kartu sekitar bulan Juli Agustus, dana bansos sudah mulai disalurkan.
Penerima manfaat bisa melakukan pengecekan berkala dalam beberapa hari ke depan.
Informasi terkait jadwal penyaluran bantuan beras dan minyak goreng sudah mulai banyak ditanyakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Diketahui, pemerintah berencana akan memberikan bantuan tambahan bagi 18,27 juta KPM di seluruh Indonesia berupa beras yang akan disalurkan di periode Oktober November hingga Desember 2025
Badan Anggaran DPR mengusulkan menambah bantuan sembako dengan minyak goreng yang disetujui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, para KPM akan mendapatkan total 4 liter yang dibagi menjadi dua kali penyaluran, tahap pertama 2 liter, tahap berikutnya 2 liter.
Pemerintah berencana menyalurkan bantuan pangan tersebut di periode Oktober, November, hingga Desember.
Sayangnya, hingga saat ini masih belum ada informasi pasti yang mengungkapkan jadwal pencairan bansos beras dan minyak goreng.
Editor : Siti Dewi Yanti