RADAR BOGOR – Oktober 2025 menjadi bulan penuh berkah dan kejutan bagi keluarga penerima manfaat (KPM).
Pemerintah resmi menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) secara serentak, mulai dari beras Bulog 20 kg, minyak goreng 4 liter, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), hingga Program Keluarga Harapan (PKH).
Kementerian Sosial bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog telah menetapkan bahwa 18,2 juta KPM akan menerima bansos pangan tambahan.
Bantuan ini diberikan untuk dua bulan sekaligus, Oktober dan November, guna membantu masyarakat menghadapi tekanan harga kebutuhan pokok.
Selain bantuan pangan, pencairan BPNT tahap ketiga susulan juga mulai berjalan di berbagai daerah.
Banyak KPM yang sebelumnya sempat kecewa karena belum cair, kini bisa bernapas lega.
Dari laporan lapangan, BPNT cair senilai Rp600 ribu melalui dua bank penyalur utama, yaitu Bank Mandiri dan BRI.
Yang lebih mengejutkan, sejumlah penerima justru mendapat durian runtuh.
Ada yang mengaku bantuan cair untuk dua tahap sekaligus sehingga saldo yang masuk ke rekening mereka mencapai angka fantastis, mulai dari Rp1,6 juta, Rp3,1 juta, bahkan hingga Rp3,6 juta.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari bantuan PKH, BPNT, serta komponen pendidikan anak sekolah dasar hingga menengah.
Salah satu penerima di Sumatera Selatan melaporkan bahwa dirinya mendapat komponen PKH sebesar Rp750 ribu, ditambah bantuan anak sekolah, dan dua kali BPNT sehingga total mencapai Rp3,6 juta.
Sementara di Garut, Jawa Barat, seorang ibu rumah tangga mengaku kaget karena rekening KKS barunya langsung terisi Rp1,6 juta sekaligus.
Selain Mandiri dan BRI, Bank Syariah Indonesia (BSI) juga sudah mulai menyalurkan bansos bagi KPM yang baru mendapatkan KKS pada bulan Juli dan Agustus.
Namun, masyarakat masih menunggu pencairan dari Bank BNI yang hingga kini belum dilaporkan cair.
Dengan berbagai pencairan yang terjadi serentak ini, suasana di lapangan pun penuh dengan rasa syukur bercampur haru.
Banyak penerima merasa seperti mendapat kejutan besar karena jumlah bantuan yang cair lebih besar dari perkiraan mereka.
Tak heran, Oktober 2025 dijuluki sebagai bulan panen bansos.
Masyarakat berharap penyaluran tetap berjalan lancar, merata, dan transparan agar semua penerima benar-benar bisa merasakan manfaatnya.***
Editor : Eli Kustiyawati