Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bansos PKH BPNT dan Penebalan Rp400 Ribu Mulai Cair, KPM Diminta Cek Rekening KKS Masing-Masing

Yosep Awaludin • Jumat, 3 Oktober 2025 | 16:00 WIB
KKS untuk dapat Bansos PKH, BPNT, dan Bansos Penebalan Rp400 ribu.
KKS untuk dapat Bansos PKH, BPNT, dan Bansos Penebalan Rp400 ribu.

RADAR BOGOR - Bansos PKH dan BPNT kembali dicairkan di awal Oktober 2025. Sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) mulai merasakan saldo masuk ke rekening KKS masing-masing.

Dikutip dari YouTube Diary Bansos, selain bansos PKH, BPNT, ada juga tambahan bantuan berupa penebalan Rp400 ribu. Informasi ini terpantau sejak 30 September hingga 1 Oktober 2025.

Beberapa KPM melaporkan bansos PKH sudah sudah masuk melalui aplikasi perbankan maupun pengambilan langsung.

Hal ini menjadi kabar baik setelah sebelumnya sebagian penerima belum sempat merasakan pencairan di September lalu.

Pencairan bansos di awal Oktober ini terutama diperuntukkan bagi KPM peralihan dari kantor pos ke kartu KKS baru.

Banyak penerima yang baru menerima kartu KKS sekitar bulan Juli dan Agustus, dan saat itu masih belum sempat merasakan penyaluran penuh.

Kini, saldo bansos mereka mulai masuk ke rekening KKS. Namun, pencairan yang masuk baru sebagian, yakni untuk tahap kedua dan tambahan penebalan Rp400 ribu. Sementara untuk tahap ketiga masih menunggu proses berikutnya.

Data menunjukkan, pencairan kali ini mayoritas terkonfirmasi dari Bank Mandiri. Untuk bank lain seperti BNI masih dalam proses distribusi kartu KKS baru sehingga belum semua penerima bisa mencairkan bantuannya.

KPM yang sudah menerima saldo diharapkan memanfaatkan bansos sesuai peruntukan. Bantuan ini ditujukan untuk meringankan kebutuhan pokok sehari-hari sehingga sebaiknya tidak digunakan untuk keperluan di luar kebutuhan dasar keluarga.

Selain bansos PKH dan BPNT, pemerintah juga menyiapkan program tambahan berupa bantuan pangan beras dan minyak goreng.

Sebanyak 18,27 juta KPM akan mendapatkan paket ini pada periode Oktober hingga Desember 2025.

Rencana distribusi mencakup 10 kilogram beras dan total 4 liter minyak goreng per KPM. Penyaluran minyak goreng dilakukan dua tahap, masing-masing 2 liter setiap kali distribusi.

Hingga awal Oktober ini, pemerintah belum merilis jadwal pasti kapan bantuan beras dan minyak goreng mulai disalurkan.

Namun, masyarakat diminta bersabar karena program ini sudah disepakati dan akan digulirkan secara bertahap.

Sementara itu, sejumlah testimoni KPM memperkuat informasi pencairan bansos yang mulai berlangsung.

Ada penerima di Sumatera Barat yang mengaku sudah mencairkan Rp1,2 juta pada 30 September 2025 melalui KKS baru.

Ada pula laporan dari Kalimantan Timur yang menyebut saldo Rp600 ribu masuk pada 1 Oktober. Jumlah ini berasal dari BPNT murni yang disalurkan melalui Bank Mandiri.

Testimoni lain menunjukkan adanya penerimaan Rp750 ribu di akhir September. Nominal yang diterima bervariasi sesuai komponen dalam keluarga, misalnya gabungan anak sekolah jenjang SD dan SMP atau lansia yang terdaftar dalam satu keluarga.

Meski begitu, tidak semua KPM langsung menerima pencairan penuh. Beberapa laporan menyebut tahap ketiga belum masuk.

Namun, jika status rekening sudah berhasil dan data terupdate, maka bansos tahap berikutnya akan segera menyusul.

Bagi KPM yang belum merasakan pencairan, disarankan untuk rutin memeriksa saldo KKS. Proses distribusi dilakukan bertahap sehingga kemungkinan dana masuk dalam beberapa hari mendatang.

Pemerintah mengingatkan agar bansos PKH dan BPNT digunakan sesuai tujuan. Bantuan ini hadir untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sehingga diharapkan bisa dimanfaatkan dengan bijak. (Josephine/SV IPB)

Editor : Yosep Awaludin
#keluarga penerima manfaat #Oktober 2025 #bansos pkh