RADAR BOGOR - Terdapat enam program bantuan sosial (bansos) yang sedang atau akan segera dicairkan. Program-program ini mencakup bansos tunai, dukungan pendidikan, perlindungan kesehatan, serta jaminan pangan, yang menargetkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Tiga program bansos yang berfokus pada kesejahteraan dasar masyarakat saat ini sedang berjalan:
1. Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa
BLT Dana Desa terus disalurkan untuk membantu masyarakat miskin ekstrem di tingkat desa/kelurahan.
Skema Pencairan: Bansos ini dicairkan di titik komunitas (kantor desa/kelurahan). Di awal bulan, KPM mungkin menerima Rp300.000, yang kemudian di tahap berikutnya akan dilengkapi hingga total akumulasi Rp900.000.
Kriteria: Bantuan ini menargetkan masyarakat miskin ekstrem dengan pendapatan minimal Rp1.000 per hari (Rp300.000 per bulan) atau mereka yang menderita penyakit menahun.
KPM harus lolos Musyawarah Desa (Musdes) untuk ditetapkan sebagai penerima.
2. Program Indonesia Pintar (PIP)
Bantuan pendidikan bagi anak sekolah ini kembali menunjukkan progres pencairan.
Progres: Saldo PIP terpantau masuk, khususnya untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dengan nominal Rp450.000.
Mekanisme Pencairan: KPM yang sudah melihat notifikasi saldo masuk dapat langsung mencairkannya melalui Bank Himbara yang ditunjuk:
SD/SMP: Bank BRI.
SMA/SMK: Bank BNI.
Peringatan: Dana harus segera dicairkan. Keterlambatan atau pengabaian dapat menyebabkan dana hangus dan KPM tidak dapat menerima bansos di periode selanjutnya.
3. Bantuan Iuran KIS PBI-JKN
Bansos ini menjamin perlindungan kesehatan bagi masyarakat rentan.
Fungsi: Pemerintah menanggung iuran bulanan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk KPM.
Sumber Anggaran: Iuran KIS PBI dapat ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sering kali dikelola melalui Kementerian Sosial (Kemensos).
Manfaat: KPM dapat memanfaatkan KIS PBI untuk pengobatan rawat jalan dan rawat inap (umumnya di kelas 3) secara gratis.
Tiga program bansos utama dari Kemensos juga sedang memasuki masa penyiapan dan diharapkan segera cair:
4. Program Keluarga Harapan (PKH)
Pencairan PKH alokasi Tahap 3 (Juli–September) akan segera memasuki Final Closing (FC).
Proses: Data KPM saat ini dalam tahap verifikasi dan validasi.
Prediksi Pencairan: Final Closing yang berisi data nama KPM, komponen, dan jumlah bantuan diperkirakan akan muncul pada minggu kedua. Setelah FC terbit, status pencairan dianggap fix.
KPM yang namanya tidak muncul di FC disarankan mengecek secara berkala hingga akhir bulan, karena jika tidak muncul sama sekali, artinya kepesertaannya tidak dilayakkan oleh pemerintah daerah dan Kemensos.
5. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Sembako
Program ini memiliki periode pencairan yang berkesinambungan dengan PKH.
Proses: BPNT juga sedang menjalani proses verifikasi dan validasi yang sama dengan PKH.
Pola Pencairan: Umumnya, BPNT akan dicairkan terlebih dahulu, kemudian disusul oleh pencairan PKH.
6. Bantuan Beras Cadangan Pangan Nasional (CPN)
Bantuan berupa bahan pangan untuk memperkuat ketahanan pangan KPM.
Jenis Bantuan: Penyaluran Beras 10 kg dari Cadangan Pangan Nasional.
Alokasi: Bantuan beras ini masih terus dicairkan, termasuk untuk alokasi bulan Juni dan seterusnya, khusus bagi KPM yang masuk dalam data penerima.
Kemensos saat ini sedang mewacanakan implementasi aplikasi digital untuk pencairan PKH/BPNT.
Tujuannya adalah untuk meningkatkan transparansi dan mengurangi risiko penyalahgunaan oleh oknum, seperti yang pernah terjadi di masa lalu.
Aplikasi ini diharapkan memungkinkan KPM memantau saldo dan transaksi mereka secara real-time.
KPM juga diimbau untuk selalu memverifikasi status desil. Jika berada di Desil 6 hingga 10, KPM dapat mengajukan permohonan perubahan data agar turun ke Desil 1 hingga 5, yang merupakan kelompok prioritas penerima bansos.***
Editor : Eka Rahmawati