RADAR BOGOR - Ada tambahan informasi bagi penerima bantuan sosial (bansos) di 3 bulan terakhir tahun 2025 atau kuartal keempat tahun ini.
Saat ini, sedang ramai pencairan bansos di Bank Himbara (BRI, Mandiri, BNI dan, BSI) yang ditujukan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang memiliki buku tabungan atau ATM Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih.
KKS merah putih merupakan KPM yang sebelumnya cair lewat PT Pos kemudian dialihkan ke Bank Himbara atau KPM terbaru yang datanya sudah terverifikasi dan telah mendapatkan buku tabungan dan ATM KKS merah putih.
KKS baru yang telah melewati proses transisi tersebut mendapat pencairan dua tahap langsung, bahkan ada KPM yang cair lebih dari Rp3 juta.
Dua tahap tersebut adalah tahap kedua, tahap ketiga, dan bantuan penebalan bansos.
Di awal Oktober 2025, pencairan bantuan bukan hanya program reguler seperti, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang disalurkan oleh pemerintah.
Pada kuartal keempat, ada proses ground checking, yakni, survei data KPM bagi yang masuk ke dalam daftar penerima manfaat bantuan dan akan disurvei oleh SDM PKH.
Walau masuk pencairan bantuan PKH dan BPNT tahap keempat, namun saat ini sedang masuk proses penyaluran program bansos PKH BPNT tahap kedua dan ketiga melalui Bank Himbara.
Dimulai dengan Bank Mandiri kemudian BRI dan menyusul BNI, selanjutnya Bank BSI yang sudah menyalurkan bansos tahap kedua dan ketiga.
KPM melaporkan, pencairan sudah dilakukan oleh BNI pada Sabtu (4/10/2025) bagi KPM yang baru mendapatkan buku tabungan dan ATM KKS Merah Putih.
Bagi KPM yang sudah menerima pencairan bantuan, bisa langsung mengecek ATM dan sesuaikan dengan status anggota keluarga.
Jika tidak sesuai, penerima manfaat bisa melaporkan ke pendamping PKH dan akan memverifikasi ulang data KPM.
KPM harus tahu, penyaluran bansos tahap kedua dan ketiga masih berlangsung untuk penerima KKS baru, sehingga KPM harus mengecek rekening secara berkala.
Editor : Siti Dewi Yanti