RADAR BOGOR - Saldo bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk tahap kedua mulai masuk ke kartu KKS keluarga penerima manfaat (KPM) sejak awal Oktober 2025.
Penyaluran mencakup bank-bank besar seperti BSI, BNI, Mandiri, dan BRI, menandai fase baru transisi pencairan dari PT Pos ke sistem kartu KKS yang lebih praktis dan modern.
Meskipun begitu, tidak semua KPM menerima pencairan di awal bulan ini.
Mayoritas bantuan cair khusus untuk KPM yang baru mendapat kartu KKS sejak Juli hingga September 2025, sementara sebagian lain masih menunggu distribusi kartu dan saldo bantuan berikutnya.
Proses ini berlangsung bertahap demi memastikan akurasi dan penyebaran tepat sasaran.
Selain pencairan PKH dan BPNT, pemerintah juga bersiap menyalurkan tujuh jenis bantuan sosial lainnya sepanjang Oktober 2025.
Program-program ini menyasar lebih dari 18 juta keluarga miskin di seluruh Indonesia sebagai dukungan utama untuk menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan di masa ketidakpastian global.
Berikut tujuh jenis bantuan sosial yang dipastikan cair bulan ini:
1..Bantuan Penebalan Beras: Distribusi beras sebanyak 20 kg untuk periode Oktober dan November sebagai tambahan bahan pokok keluarga.
2. PKH dan BPNT Tahap 2 dan 3: Lanjutan pencairan dengan mekanisme perpindahan dari penyaluran lewat PT Pos ke kartu KKS.
3. Bantuan PIP (Program Indonesia Pintar): Khusus bagi pelajar penerima bantuan yang telah melakukan aktivasi rekening sejak Agustus 2025.
4. BLT Dana Desa: Bantuan tunai Rp300.000 per bulan yang penyalurannya dikelola oleh masing-masing desa sesuai kemampuan dan kebijakan lokal.
5. Bantuan Minyak Goreng: Penambahan bantuan berupa 2 liter minyak goreng untuk penyaluran bersama beras.
6. Pencairan Susulan PKH dan BPNT: Bagi KPM yang belum menerima tahap ketiga, masih ada peluang pencairan susulan di bulan ini.
7. Bantuan Atensi Yatim Piatu: Bantuan Rp200.000 per bulan untuk anak yatim dan piatu sebagai bentuk perhatian sosial Negara.
Prediksi pencairan tahap keempat PKH dan BPNT untuk triwulan terakhir tahun 2025 diperkirakan baru akan dimulai pada pertengahan atau akhir November, bahkan memasuki Desember.
Langkah modernisasi penyaluran menggunakan kartu KKS diharapkan dapat mengurangi potensi kartuanis, mempercepat distribusi, dan memudahkan pendataan keluarga penerima manfaat.
Namun, pemerintah mengimbau masyarakat untuk bersabar karena prosesnya dilakukan bertahap agar tepat sasaran dan menghindari kesalahan data.
Keluarga penerima manfaat dihimbau menggunakan bantuan dengan bijak dan memanfaatkan program ini sebagai penopang kebutuhan dasar di tengah tantangan ekonomi saat ini.
Selain itu, keterlibatan aktif KPM dalam menggunakan fasilitas kartu KKS secara benar akan mendukung keberlangsungan program bantuan sosial nasional.***
Editor : Eli Kustiyawati