Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Presiden Prabowo Subianto Tekankan Penyaluran Bansos Oktober 2025 Tepat Sasaran Gegara Adanya DTSEN, Begini Penjelasannya

Fransisca Susanti Wiryawan • Minggu, 5 Oktober 2025 | 14:42 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat umumkan soal bansos.
Presiden Prabowo Subianto saat umumkan soal bansos.

RADAR BOGOR - Presiden Prabowo Subainto menekankan agar penyaluran bansos tepat sasaran, dengan adanya Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Instruksi Presiden Prabowo Subinto dituangkan dalam instruksi No. 4 Tahun 2025 tentang penggunaan DTSEN, sehingga data terintegrasi dan bansos pun tepat sasaran.

Bukan hanya soal DTSEN, Presiden Prabowo Subianto pun memberikan arahan pada Menteri Sosial Saifullah Yusuf untuk memperkuat sejumlah program bansos.

Mulai dari penyediaan makan 2 kali sehari untuk 35 ribu penyandang disabilitas, pemenuhan gizi bagi lansia terlantar yang usianya di atas 75 tahun, serta berbagai inisiatif peningkatan keterampilan dan akses usaha.

Bansos yang akan disalurkan Oktober 2025 ialah sebagai berikut:

Banso beras 20 kg

Baca Juga: 10 Tim Belum Terkalahkan di Liga Top Eropa! Emil Audero Jadi Kunci Pertahanan Cremonese, Crystal Palace Bermain dengan Matang

Bantuan pangan beras menstabilisasi harga beras agar tidak terjadi inflasi serta memastikan ketersediaan pangan di rumah tangga berpenghasilan rendah. Penyaluran bansos sebanyak 20 kg untuk periode Oktober-November 2025.

Bansos tersebut menargetkan 18,3 juta KPM dengan anggaran dana sekitar Rp 7 triliun. Jadwal penyaluran bansos beras tergantung kesiapan Bulog untuk mendistribusikan bansos di area masing-masing.

Pemerintah juga menyalurkan bansos dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 300 ribu untuk opsi lain dari bansos minyak goreng.

Baca Juga: Cair Serentak di Empat Bank Himbara! PKH, BPNT, dan PIP Oktober 2025 Mulai Masuk ke Rekening KKS Keluarga Penerima Manfaat

Skema tersebut pernah dijalankan tahun 2022 dan cukup efektif karena masyarakat bisa memilih sendiri apakah akan membeli minyak goreng atau kebutuhan lain yang lebih mendesak.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, menyatakan bansos minyak goreng ini merupakan salah satu bagian dari 8 paket ekonomi inisiatif semester 2 tahun 2025.

Merk minyak goreng yang akan disalurkan ialah Minyak Kita yang merupakan minyak goreng milik Pemerintah. Adanya minyak goreng itu untuk menjamin ketersediaan minyak goreng berharga murah.

Pada awal bulan Oktober 2025 ini, difokuskan penyaluran bansos PKH bagi peralihan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari PT Pos ke KKS Bank Himbara ataupun KPM baru. 

Pencairan berpotensi double bagi peralihan KKS dari PT Pos ke KKS Bank Himbara dan KPM yang ditetapkan menjadi penerima sejak tahap kedua dan ketiga.

Sebanyak 18,3 KPM akan memperoleh bansos minyak goreng ini secara bertahap sepanjang periode Oktober-November 2025.

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Di awal Oktober 2025, Kemensos memprioritaskan pencairan bansos tahap sebelumnya.

Biasanya, pencairan dilakukan secara rapel, yaitu 3 bulan sekaligus sehingga total bantuan yang diterima bisa mencapai Rp 600 ribu.

Pencairan berpotensi double bagi peralihan KKS dari PT Pos ke KKS Bank Himbara dan KPM yang ditetapkan menjadi penerima sejak tahap kedua dan ketiga.

Bansos bagi pelajar ini memasuki tahap ketiga pencairan dan yang belum cair pada tahap sebelumnya. Dana bansos ditransfer ke rekening siswa. Bansos ini memastikan agar peserta didik memperoleh akses layanan pendidikan hingga tamat sekolah.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bansos #prabowo subianto #DTSEN