RADAR BOGOR - Kabar gembira bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial Program Keluarga Harapan (bansos PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
KPM harus melakukan pengecekan di ATM atau rekening, karena penerima manfaat melaporkan, dana bansos PKH susulan sudah mulai masuk senilai Rp150.000 dan Rp215.000.
Kemudian, ada saldo bantuan PKH yang masuk melalui Bank BRI senilai Rp750.000.
Karena laporan bantuan PKH susulan yang masuk ke rekening tersebut, sebaiknya penerima manfaat bansos segera mengecek di laman cekbansos.go.id.
Menurut informasi terbaru, pencairan PKH susulan akan segera berakhir pada tanggal 10 Oktober 2025. Sehingga, pemerintah gencar menyelesaikan pencairan bansos PKH.
Penerima manfaat harus mengambil dana bansos jika sudah dicairkan karena saldo bisa hangus dan tidak bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan.
Sementara itu, informasi terbaru menyebutkan, penyaluran bansos beras 10 kg akan diperpanjang.
Sehingga penerima manfaat bantuan beras 10 kg bisa bernafas lega karena proses penyaluran bantuan tambahan masih cukup lama.
Kabar lain menyebutkan, penerima manfaat PKH BPNT berpotensi mendapatkan bantuan sosial dari Menteri ESDM dan pemerintah pusat.
Sementara itu, terdapat informasi yang menyebutkan soal Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).
SP2D merupakan surat perintah resmi yang diterbitkan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) kepada pihak bank untuk mencairkan dana dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) atau Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) kepada penerima yang berhak.
Sehingga, penerima manfaat PKH dan BPNT harus bersabar, karena dana bansos yang sudah mulai tersalurkan.
Editor : Siti Dewi Yanti