RADAR BOGOR - Kabar gembira datang bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di berbagai daerah.
Sejumlah laporan terbaru menyebutkan bahwa pencairan dana bansos dan bantuan tambahan telah mulai berlangsung sejak Sabtu, 4 Oktober 2025 sore.
Penyaluran kali ini mencakup penerima yang masih aktif di PKH, BPNT, maupun KPM yang menerima keduanya sekaligus, dengan tambahan berupa bantuan pangan.
Berdasarkan informasi yang beredar, pencairan ini terutama dirasakan oleh KPM peralihan dari PT Pos Indonesia yang kini beralih menerima dana melalui bank-bank Himbara, terutama Bank BNI.
Banyak di antara mereka yang telah melaporkan saldo masuk di rekening KKS dengan nominal beragam sesuai komponen bantuan dan tahap pencairan yang sedang berjalan.
Beberapa wilayah yang sudah melaporkan pencairan dana antara lain Kesambi, Serang, Sigi, Aceh, dan Jakarta Timur. Rinciannya sebagai berikut:
1. Sebagian KPM di kawasan Kesambi menerima pencairan sebesar Rp975.000 melalui Bank BNI.
2. Di wilayah Serang, Banten, sejumlah KPM PKH peralihan Pos juga telah menerima bantuan sebesar Rp950.000.
3. Untuk wilayah Kota Sigi, terdapat pencairan hingga Rp1.325.000 bagi KPM PKH aktif.
4. Beberapa KPM di Aceh juga mulai menerima dana sebesar Rp750.000.
5. Sementara itu, di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, KPM gabungan penerima PKH dan BPNT mendapatkan bantuan sebesar Rp1.120.000 melalui Bank BNI.
6. Laporan tambahan juga menyebut pencairan sebesar Rp975.000 dan Rp750.000 bagi KPM di Jakarta Timur, yang mulai masuk pada Sabtu sore.
Selain pencairan dana tunai, terdapat pula kabar baik mengenai penyaluran bantuan tambahan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 2 liter bagi KPM penerima BPNT maupun mereka yang menerima ganda PKH dan BPNT.
Bantuan tambahan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat daya beli masyarakat di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok jelang akhir tahun.(**)
Editor : Alpin.