Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Enam Bansos Siap Cair Mulai Besok, KPM Asal Kabupaten Bogor Jadi Daerah Pertama yang Terima Bantuan Beras 10 Kg

Siti Dewi Yanti • Minggu, 5 Oktober 2025 | 20:41 WIB
Ilustrasi penyaluran bantuan beras 10 kg kepada KPM Bogor
Ilustrasi penyaluran bantuan beras 10 kg kepada KPM Bogor

RADAR BOGOR - Memasuki bulan Oktober 2025, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) telah memulai persiapan intensif untuk transisi ke tahap keempat.

Diketahui, periode Oktober Desember 2025 merupakan tahap akhir penyaluran bantuan sosial (bansos) tahun ini.

Penuntasan penyaluran tahap ketiga dan persiapan penyaluran tahap keempat berjalan bersamaan.

Diinformasikan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan melalui Mensos Saifulah Yusuf untuk memperkuat program lain berupa penyediaan makan dua kali sehari.

Program tersebut akan disalurkan kepada 35.000 penyandang disabilitas dan pemenuhan gizi bagi lansia terlantar di atas 75 tahun, serta berbagai inisiatif peningkatan keterampilan dan akses usaha.

Selain itu, memasuki bulan Oktober sejumlah bansos dan stimulus ekonomi disalurkan pada bulan Oktober.

Pertama, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) menjadi bansos yang cair pada awal Oktober 2025.

Sesuai dengan namanya, BLT ini bersumber dari dana desa yang diberikan pemerintah kepada setiap desa.

Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima BLT Dana Desa 2025 sebesar Rp300.000 per bulan.

Waktu dan mekanisme penyaluran BLT Dana Desa 2025 menyesuaikan pihak desa, bisa dicairkan per 1 bulan hingga per 3 bulan sekali.

Bagi yang menerima pencairan per 1 bulan sekali, berarti bulan Oktober ini adalah pencairan tahap ke-10 periode Oktober sebesar Rp300.000.

Kemudian, bansos yang kedua yaitu bantuan beras 20 kg untuk 2 bulan periode Oktober November yang bertujuan mendukung stabilitas harga pangan.

Dalam hal ini, pemerintah memberikan bantuan dalam bentuk pangan langsung, yakni beras sebanyak 20 kg untuk periode Oktober dan November 2025.

Bantuan ini diperuntukkan untuk sekitar 18,3 juta KPM yang tersebar di seluruh Indonesia untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok di rumah tangga masyarakat yang berpenghasilan rendah.

Kepala Badan Pangan Nasional Arif Prasetyu Adi menegaskan, distribusi bantuan beras akan dilakukan secara merata di seluruh daerah.

Penyaluran perdana telah dimulai di Kabupaten Bogor dan akan disusul di kabupaten kota lain menyesuaikan jadwal yang ditentukan oleh Bulog di masing-masing daerah kabupaten kota.

Selanjutnya bantuan ketiga, bantuan minyak goreng 2 liter yang disiapkan pemerintah pada bulan Oktober 2025 untuk setiap KPM.

Bansos keempat yang cair pada awal Oktober 2025 adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang bertujuan membantu keluarga miskin memenuhi kebutuhan pangan dalam sehari-hari.

BPNT disalurkan dalam bentuk saldo pada kartu KKS yang kemudian bisa disalurkan dan bisa ditarik tunai dan membelanjakan sesuai dengan peruntukannya.

Setiap KPM berhak menerima bantuan sebesar Rp200.000 per bulan dan pencairan dilakukan sekaligus 3 bulan sekaligus sehingga total bantuan yang diterima mencapai 600.000.

Namun, pada awal Oktober 2025 ini, Kemensos memfokuskan penuntasan dan sisa penyaluran tahap sebelumnya.

Sehingga, berpotensi akan ada pencairan double bagi KPM peralihan pos yang ditetapkan menjadi penerima bansos tahap kedua, ketiga, dan bantuan penebalan sembako.

Kemudian untuk KPM validasi, pencairan baru akan disalurkan untuk tahap ketiga dengan nominal Rp600.000.

Selanjutnya bansos kelima Program Keluarga Harapan (PKH) yang menjadi salah satu bansos yang paling ditunggu masyarakat.

Program ini sudah berlangsung sejak bertahun-tahun lalu dan menjadi salah satu instrumen utama pemerintah dalam menekan angka kemiskinan.

Di bulan Oktober 2025, PKH memasuki tahap keempat yang dijadwalkan berlangsung mulai awal Oktober hingga Desember 2025.

Pada awal bulan Oktober ini, penyaluran PKH difokuskan pada penuntasan tahap ketiga bagi KPM peralihan pos ke kartu KKS dan juga KPM hasil validasi baru.

Selanjutnya, bansos keenam adalah program Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang sudah memasuki tahap ketiga periode Oktober Desember.

Dana bantuan ditransfer ke rekening siswa dan menjadi hak peserta didik untuk digunakan sesuai kebutuhan pendidikan.

Editor : Siti Dewi Yanti
#bogor #bansos #bantuan beras