Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dana Bansos Ganda Cair Oktober 2025, SP2D PKH-BPNT Turun, Penerima Dapat Uang dan Beras

Ira Yulia Erfina • Senin, 6 Oktober 2025 | 04:24 WIB
Ilustrasi Penyaluran Bansos
Ilustrasi Penyaluran Bansos

RADAR BOGOR – Pemerintah telah menurunkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), disertai penyaluran bansos tambahan berupa uang tunai dan barang.

SP2D Sudah Turun untuk PKH dan BPNT

Turunnya SP2D menandakan bahwa dana bansos dari pemerintah telah disiapkan untuk dicairkan ke rekening penerima.

KPM penerima PKH dan BPNT disarankan segera mengecek saldo di rekening KKS masing-masing.

Pemerintah juga mengingatkan agar penerima tidak menunda penarikan karena proses distribusi sedang dikebut agar tuntas sebelum akhir tahun anggaran.

Bansos Tambahan Cair Ganda: Uang dan Barang Sekaligus

Selain PKH dan BPNT reguler, pemerintah menyalurkan bansos tambahan yang cair secara ganda.

Artinya, penerima tidak hanya memperoleh uang tunai, tetapi juga bantuan barang dalam bentuk kebutuhan pokok.

Bansos Beras 10 Kilogram Dilanjutkan hingga Tahun Depan

Bantuan pangan beras sebanyak 10 kilogram per KPM kembali disalurkan melalui jaringan PT Pos Indonesia.

Bantuan ini termasuk dalam kategori bansos barang yang dapat diambil bersamaan dengan pencairan bansos tunai.

Pemerintah memastikan bahwa bantuan beras 10 kilogram akan diperpanjang hingga tahun 2026 bagi penerima PKH dan BPNT yang masih aktif dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Bantuan Tunai Anak Yatim Piatu (Atensi Yapi) Rp600.000

Selain bantuan beras, pemerintah juga menyalurkan program Atensi Yapi bagi anak yatim, piatu, maupun yatim piatu sebesar Rp600.000.

Bantuan ini dicairkan melalui PT Pos Indonesia, sehingga penerima cukup datang sekali untuk mengambil dua jenis bantuan sekaligus.

Syarat Penting Pencairan Bantuan Atensi Yapi

Untuk mencairkan Atensi Yapi, penerima wajib membawa dokumen lengkap, antara lain surat undangan, e-KTP, Kartu Keluarga, serta akta kelahiran bagi anak yang belum memiliki KTP.

Tanpa dokumen lengkap, pencairan tidak dapat dilakukan. Prosedur ini diberlakukan guna mencegah penyalahgunaan bantuan dan memastikan penyaluran tepat sasaran.

Cara Cek Status Bantuan di cekbansos.kemensos.id

Status bantuan Atensi Yapi dan bansos lainnya dapat dicek langsung di situs resmi cekbansos.kemensos.id.

Jika pada kolom keterangan muncul tanda “ya” dan status “salur”, artinya bantuan sudah siap dicairkan.

Penerima disarankan rutin memantau situs tersebut agar tidak melewatkan jadwal pencairan, mengingat bantuan yang tidak diambil dalam waktu tertentu bisa ditarik kembali atau dialihkan ke penerima lain yang memenuhi syarat.

Bukti Saldo PKH dan BPNT Sudah Masuk

Sejumlah penerima dilaporkan telah menerima saldo bantuan di rekening mereka.

Ada yang mendapatkan pencairan susulan sebesar Rp150.000 hingga Rp215.000, sementara sebagian lainnya menerima pencairan reguler mencapai Rp760.000.

Nominal yang diterima berbeda tergantung kategori komponen bantuan, seperti ibu hamil, balita, lansia, atau anak sekolah.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #bansos #pencairan #pkh