RADAR BOGOR – Kabar gembira bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos di seluruh Indonesia.
Pada bulan Oktober 2025 ini, pemerintah telah memulai penyaluran sejumlah bantuan sosial (bansos), termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Laporan dari berbagai daerah menunjukkan bahwa saldo bansos sudah mulai masuk ke rekening penerima, baik melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) khususnya KKS Bank Mandiri baru maupun melalui mekanisme penyaluran lainnya.
Rincian Bantuan Sosial yang Cair
Penyaluran bansos kali ini mencakup bantuan tunai dan bantuan pangan, dengan rincian sebagai berikut:
1. PKH Tahap 4 Tahun 2025
Bantuan tunai diberikan berdasarkan kategori penerima, yakni ibu hamil, anak usia dini, lansia, disabilitas, dan anak sekolah.
Besaran yang diterima bervariasi mulai dari Rp200.000 hingga Rp3 juta per tahun, dicairkan secara bertahap.
2. BPNT
Berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter, ditargetkan untuk 18,2 juta penerima.
3. Bantuan Penebalan
Tambahan dana khusus bagi KPM yang mengalami peralihan skema penyaluran dari PT Pos ke KKS baru.
Tambahan senilai Rp400.000 ini membuat total bantuan keseluruhan bisa mencapai Rp1,6 juta.
Pencairan di Berbagai Wilayah
Beberapa wilayah telah melaporkan pencairan bansos penebalan, antara lain:
1. Kebumen, Cilacap, dan Purwokerto (Jawa Tengah) dengan nominal yang dilaporkan mencapai Rp1.500.000 dan Rp975.000.
2. Bogor (Jawa Barat) dengan laporan pencairan sebesar Rp875.000.
Cara Cek Saldo dan Status Bansos
Untuk memastikan status dan saldo bansos, KPM diimbau melakukan pengecekan melalui kanal resmi berikut:
1. Aplikasi Livin’ by Mandiri (khusus bagi pemegang KKS Bank Mandiri baru).
2. Situs resmi Kementerian Sosial di cekbansos.kemensos.go.id.
3. Aplikasi Pospay (bagi penerima yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia).
Pemerintah mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati dan hanya mengandalkan informasi dari kanal resmi guna menghindari penipuan atau tautan palsu terkait pencairan bansos.***
Editor : Eli Kustiyawati