RADAR BOGOR - Selain bantuan beras, pemerintah menyalurkan program bantuan sosial (bansos) atensi bagi anak yatim, piatu, dan yatim piatu sebesar Rp600.000.
Harus diketahui, Bantuan Langsung Tunai (BLT) yatim piatu akan memberikan Rp200.000 per bulan kepada penerima manfaat yang disalurkan untuk alokasi 3 bulan, sehinga totalnya mendapatkan Rp600.000.
Bantuan ini dicairkan melalui PT Pos Indonesia, sehingga penerima cukup datang sekali untuk mengambil dua jenis bantuan sekaligus.
Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima bansos ini harus membawa syarat-syarat tertentu agar bantuan bisa cair.
Yang pertama, penerima wajib membawa dokumen lengkap antara lain surat undangan, KTP, kartu keluarga (KK), dan akta kelahiran bagi anak yang belum memiliki KTP.
Tanpa dokumen lengkap, pencairan tidak dapat dilakukan. Produser ini diberlakukan guna mencegah penyalahgunaan bantuan dan memastikan penyaluran tepat sasaran.
Selanjutnya, warga bisa mencek status bansos dengan mengunjungi stus resmi Kemensos www.kemensos.go.id
Kamu harus isi nama lengkap berdasarkan KTP lalu mencari data. Jika nama kamu terdaftar, maka bisa menjadi penerima bansos.
Atensi Yapi dalam status IA berarti warga berhak mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) maupun bantuan atensi Yapi.
KPM disarankan untuk rutin memantau situs tersebut agar tidak melewatkan jadwal pencairan, karena bantuan yang tidak diambil dalam waktu tertentu bisa ditarik kembali atau dialihkan ke penerima yang lain yang memenuhi persyaratan.
Sehingga, KPM yang sudah mendapatkan pencairan bantuan, harus langsung ambil sesegera mungkin.
Sementara itu, sejumlah KPM melaporkan bukti saldo PKH dan BPNT yang sudah masuk ke dalam rekening mereka mulai tanggal 5 hingga 6 Oktober dan sedang berjalan.
Ada yang mendapatkan pencairan susulan sebesar Rp150.000 hingga Rp215.000. Sedangkan KPM lainnya menerima pencairan reguler mencapai Rp760.000.
Nominal yang diterima berbeda tergantung kategori komponen bantuan seperti ibu hamil, balita, lansia atau anak sekolah.
Beberapa KPM juga memberikan informasi pencairan dan ada yang sudah menerima ratusan ribu sampai jutaan rupiah untuk kategori tertentu.