RADAR BOGOR - Pada 6 Oktober 2025, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai menerima saldo bansos PKH BPNT senilai Rp600.000 melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Bank BSI dan bank penyalur lainnya.
Beberapa KPM bahkan menerima nominal lebih dari Rp1 juta, khususnya di Aceh. Dana ini diduga merupakan bansos susulan PKH atau BPNT tahap kedua bagi KPM yang beralih dari sistem Pos ke KKS.
Bagi KPM yang sudah menerima bansos PKH BPNT tahap kedua, dana yang masuk kemungkinan adalah tahap ketiga yang baru dicairkan.
1. Perkembangan PKH dan BPNT Tahap 4
Hingga 6 Oktober 2025, status pencairan PKH dan BPNT tahap keempat di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial - Next Generation (SIKS-NG) masih belum bergerak.
Tahap keempat ini mencakup alokasi Oktober hingga Desember 2025 dan diprediksi mulai disalurkan pertengahan November atau awal Desember 2025.
2. Pencairan Program Indonesia Pintar (PIP)
Baca Juga: 6 Bansos Cair Hari Ini Oktober 2025 dan 9 Penyebab PKH BPNT Bisa Dihentikan di Tahap 4, Wajib Tahu!
Bantuan PIP untuk termin ketiga di tahun 2025 mulai dicairkan kembali. Nominal bantuan untuk jenjang SD sederajat adalah Rp450.000.
Siswa yang sudah memiliki Kartu KIP ATM atau buku rekening SimPel disarankan memeriksa status pencairan secara rutin melalui website resmi PIP. Bantuan bisa diambil jika status menunjukkan bahwa dananya sudah masuk atau tercairkan.
3. Uji Coba Digitalisasi Bansos
Menteri Sosial meninjau uji coba pendaftaran bansos melalui Portal Perlinsos di Kabupaten Banyuwangi. Pendaftaran dinilai cepat dan mudah, hanya memakan waktu 1-2 menit.
Portal ini mendeteksi ketidaklayakan calon penerima secara otomatis, misalnya jika teridentifikasi memiliki aset mewah atau rekening dengan transaksi besar. Uji coba pendaftaran dijadwalkan berakhir 15 Oktober 2025.
4. Sekolah Rakyat untuk Siswa SMA
Menteri Sosial juga meninjau Sekolah Rakyat di Lecin dan Muncar. Sekolah ini menargetkan siswa dari desil 1 dan 2 pada jenjang SMA.
Seluruh biaya ditanggung pemerintah, termasuk makan tiga kali sehari plus snack. KPM yang berminat dapat mendaftar melalui pendamping sosial PKH masing-masing.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga